Politikus 37 tahun itu tercatat sebagai PM termuda Thailand. Ia juga menjadi PM perempuan kedua setelah bibinya Yingluc.Diketahui sebelumnya Mahkamah Konstitusi Thailand memecat Srettha Thavisin karena pelanggaran kode etik, yaitu mengangkat Pichit Chuenban yang menjadi menteri pada Rabu (14/8).
Pelanggaran itu buntut penunjukan Pichit Chuenban sebagai pada reshuffle April lalu. Pichit merupakan eks narapidana yang terjerat kasus korupsi, yang pernah dipenjara enam bulan pada 2008.
Sedangkan menurut BBC, Paetongtarn tampak kewalahan, mengatakan tangannya gemetar karena kegembiraan."bukan yang terbaik, juga bukan yang paling berbakat di ruangan itu. Tetapi saya selalu berpikir bahwa saya memiliki kemauan yang kuat dan saya memiliki tim yang bagus.
Tim saya kuat, berpengalaman, bertekad, dan kami memiliki ide yang sama. Itu adalah sesuatu yang sangat saya hargai," katanya (*)