Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tragedi Turunan Penyeladi: Rem Blong, Bus DAMRI Sintang-Pontianak Terbalik dan Renggut Nyawa Penumpang

Redaksi Prokal • Senin, 6 April 2026 - 14:56 WIB
Bus Damri rute Sintang-Pontianak terbalik setelah mengalami rem blong di turunan jalur Penyeladi Kabupaten Sanggau pada Minggu (5/4). ISTIMEWA
Bus Damri rute Sintang-Pontianak terbalik setelah mengalami rem blong di turunan jalur Penyeladi Kabupaten Sanggau pada Minggu (5/4). ISTIMEWA

 


SANGGAU – Perjalanan bus DAMRI rute Sintang menuju Pontianak yang semula tenang berubah menjadi petaka memilukan di jalur maut Penyeladi, Kabupaten Sanggau, pada Minggu (5/4/2026) siang. Kecelakaan tunggal yang diduga dipicu oleh kegagalan sistem pengereman ini mengakibatkan satu orang penumpang tewas di tempat, sementara puluhan lainnya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka serius.

Peristiwa tragis ini bermula saat bus Mercedes-Benz bernomor polisi KB 7710 S berangkat dari Sintang sekitar pukul 10.00 WIB. Membawa total 31 orang, termasuk 29 penumpang serta sopir dan kru, bus melaju menuju Terminal Ambawang. Berdasarkan keterangan kepolisian, sang sopir berinisial SI sebenarnya sudah merasakan ada yang tidak beres dengan sistem pengereman armadanya dan berupaya mengemudi dengan ekstra hati-hati di sepanjang jalan.

Namun, maut tak dapat dihindari saat kendaraan memasuki kawasan Desa Penyeladi sekitar pukul 13.50 WIB. Di jalur yang dikenal memiliki turunan curam dan tikungan tajam ke kanan tersebut, rem bus diduga benar-benar kehilangan fungsinya. Dalam kondisi mencekam, sopir sempat berusaha keras menstabilkan bus yang mulai oleng ke kiri. Sebagai upaya terakhir untuk menghindari dampak yang lebih fatal, ia membanting setir ke arah kanan hingga akhirnya bus terbalik di area permukiman warga.

Kerasnya benturan mengakibatkan badan bus rusak parah dan membawa luka mendalam bagi para penumpangnya. Kasat Lantas Polres Sanggau, Iptu Andiet Tri Hatmojo, mengonfirmasi bahwa selain satu korban jiwa, terdapat 10 orang yang mengalami luka berat—bahkan salah satu korban dilaporkan mengalami putus tangan—serta 10 orang lainnya mengalami luka ringan.

Sesaat setelah kejadian, aksi penyelamatan berlangsung cepat melibatkan tim gabungan dari Pemadam Kebakaran, PMI, hingga tenaga medis. Hingga Minggu sore, seluruh korban telah berhasil dievakuasi ke RSUD Sanggau untuk mendapatkan penanganan intensif. Di sisi lain, General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, membenarkan insiden ini dan menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi serta penanganan para korban di lapangan.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti gangguan teknis tersebut. Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan krusialnya aspek keselamatan transportasi publik. Polres Sanggau pun kembali mengeluarkan imbauan keras bagi seluruh pengelola angkutan umum agar memastikan armada mereka benar-benar layak jalan sebelum melintasi jalur lintas provinsi yang penuh tantangan. (nda/bar/agg)

Editor : Indra Zakaria
#sintang