Speedboat jurusan Kota Pontianak-Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, terpaksa menghentikan pelayarannya lantaran tingginya ombak saat memasuki perairan laut Kayong Utara, Sabtu (16/7) sore. Namun atas peristiwa ini semua penumpang dipastikan selamat.
Mengenai hal ini Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara, Jumiati melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kayong Utara, Parsono, membenarkan mengenai peristiwa tersebut.
Dikatakan dia, evakuasi telah dilakukan terhadap penumpang speed akibat gelombang yang terjadi Sabtu, 16 Juli 2022 pukul 14.00 WIB dan speedboat tersebut terpaksa menepi ke Pulau Pelintu, Desa Gunung Sembilan, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Ia menjelaskan untuk kronologis Kejadian berdasarkan informasi yang disampaikan salah satu penumpang, kejadiannya pada saat speed penumpang Sinergi jurusan Pontianak- Sukadana sedang menuju ke muara Sukadana, menuju ke pelabuhan.
Oleh karena gelombang yang kuat dan tinggi disertai angin kencang, lanjut Parsono menjelaskan, kaca pada bagian depan pecah serta diduga kehabisan bahan bakar. Untuk itu speedboad menepi di lokasi terdekat, yakni di Pantai Pulau Sepintu, Desa Gunung Sembilan, Tambak Rawang.
“Akhirnya penumpang memilih jalur darat melewati kebun-kebun yang ada di bukit sepintu menuju ke Tambak Rawang. Untuk jumlah jiwa yang terdampak 30 orang penumpang terdiri dari 25 orang dewasa dan 5 orang anak, satu orang diantaranya luka ringan akibat pecahan kaca,”jelas dia.
Dalam hal ini, Parsono menambahkan, upaya dilakukan tIm BPBD mengevakuasi jalur air dan driver speed sinergi dari pelabuhan Sukadana menuju ke lokasi. Sebab saat itu kondisi gelombang dan angin begitu kencang, hingga speed tidak dapat menepi, namun terus diupayakan oleh petugas.
“Tim evakuasi jalur darat, dilakukan oleh BPBD, Polres Kayong Utara dan Polsek serta dibantu masyarakat,”kata dia. (dan)
Editor : izak-Indra Zakaria