Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, progres pengerjaan pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I sudah mencapai 86,4 persen. Pada Desember nanti diperkirakan rangka baja jembatan sudah tersambung.
“Proses pengerjaan rangka duplikasi Jembatan Kapuas I saat ini memang agak melambat, disebabkan cuaca yang tak menentu. Ketika hujan turun dengan deras, terpaksa pengerjaannya mesti ditunda,” ujar Edi, Rabu (22/11).
Edi melanjutkan jika pengerjaannya dipaksakan juga akan berbahaya bagi pekerja. Karena rawan kecelakaan kerja.
Ini mesti dihindari. Tetapi untuk penyambungan rangka dari jembatan arah Pontianak Selatan dan Pontianak Timur, di Desember ini akan terselesaikan.
Namun untuk jembatan tersebut difungsikan pada Desember ini, Edi agak ragu. Sebab dalam pengerjaannya setelah rangka tersambung, para pekerja mesti melakukan pengecoran, kemudian ada tahapan untuk uji coba beban.
Setelah dianggap layak, duplikasi Jembatan Kapuas I bisa difungsikan untuk umum.
“Saya malah berharap di Desember ini bisa difungsikan. Namun karena faktor cuaca jadi tak bisa dipaksa. Tapi paling tidak pengerjaan jembatan ini sudah sesuai kontraknya,” ujar orang nomor satu Pontianak.
Pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I akan dibarengi dengan penataan lalu lintas di sekitar lokasi jembatan. Kini pihaknya tengah menyusun rencana jangka pendek untuk penataan lalu lintas Jembatan Kapuas I.
"Nanti aka nada penataan khusus di persimpangan berikut pengamanan badan jalan. Tahun depan Balai Jalan merencanakan geometrik jalan mulai dari simpang Garuda hingga ke jalan Gusti Situt Mahmud," tuturnya.
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin mengatakan kondisi cuaca saat ini memang kerap hujan. Belum lagi pasang surut air laut. Ini turut berpengaruh dalam pengerjaan duplikasi Jembatan Kapuas I saat ini.
“Ketika hujan deras, pengerjaan tidak bisa dipaksa. Sebab akan bahaya bagi para pekerja di lapangan,” ungkap Satar.
Ia berharap, pada Februari atau Maret nanti, duplikasi Jembatan Kapuas I ini bisa difungsikan.
Dengan berfungsinya dua jembatan sekaligus, sedikit banyak akan mengurangi kemacetan yang ada di lokasi tersebut, utamanya pada jam pulang pergi orang sekolah dan bekerja.
Kemudian untuk penataan pintu masuk menuju jembatan baik dari arah selatan dan timur Pontianak, Satar jika melihat secara langsung masih agak samar.
“Mungkin karena pengerjaannya masih di pagar. Tetapi jika melihat dari atas, sebenarnya sudah mulai tampak jalur-jalurnya,” katanya. Secara teknis pembangunan duplikasi jembatan Kapuas I akan memiliki panjang 700,5 meter, lebar jembatan 9 meter dan lebar perlajur 4 meter.
Adapun, proyek duplikasi Jembatan Kapuas I akan dikerjakan dengan kontrak tahun jamak atau multiyears contract selama 19 bulan periode tahun anggaran 2022-2024 sebesar Rp267 miliar dengan kebutuhan anggaran pertahunnya pada tahun 2022 sebesar Rp34 miliar, tahun 2023 Rp117 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp55 miliar.
Sementara Pemkot Pontianak telah mengelontorkan dana Rp43,7 miliar untuk pembebasan lahan akses menuju duplikasi Jembatan Kapuas I tersebut. (iza)
Editor : izak-Indra Zakaria