"Pada 21 Maret 2024, sekira pukul 11.00 WIB, Sutarjo pergi meninggalkan rumah bersama anaknya, Eko. Keduanya pergi dengan berjalan kaki ke belakang rumah dan tidak lama Eko kembali ke rumah, tapi tidak dengan Sutarjo," ungkap Tri via seluler.
Sang istri, lanjut Tri, pada pukul 13.00 WIB berusaha mencari keberadaan suaminya itu namun tidak ditemukan. Lantas sang istri memberitahukan hal tersebut kepada masyarakat sekitar guna membantu pencarian.
"Karena tidak kunjung ditemukan, pihak keluarga membuat laporan ke Polsek Meliau pada 23 Maret 2024. Selain itu, laporan juga disampaikan ke TRC," ujarnya. Tri mengungkapkan bahwa Sutarjo diketahui memang sudah dalam kondisi pikun sehingga diperkirakan tidak ingat jalan pulang ke rumah.
Selain itu, sang anak juga dalam kondisi kurang dalam hal kejiwaan namun masih ingat jalan kembali ke rumahnya. "Yang bersangkutan kabarnya pergi dari rumah bersama anaknya mencari sarang rayap untuk makanan ikan.
Yang bersangkutan ditinggal oleh anaknya dan kemungkinan tersasar di hutan," katanya. Tri mengatakan, berdasarkan informasi terbaru, yang bersangkutan sudah berhasil ditemukan dalam kondisi aman dan dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa kesehatannya. (sgg)