"Laporan yang kami dapat dari pihak desa bahwa di Tayan Hilir, dari satu desa dan empat dusun ada lebih kurang 302 rumah warga yang terendam, 346 kepala keluarga dan 1.471 jiwa terdampak. Puluhan kepala keluarga ada yang mengungsi ke rumah lainnya tetapi ada juga yang masih bertahan," terangnya. (sgg)
Prokal.co - Berdasarkan data laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, sejumlah wilayah di Kabupaten Sanggau kembali terdampak banjir. Beberapa desa di sejumlah kecamatan terendam akibat meluapnya air sungai setinggi satu hingga tiga meter serta hujan dengan intensitas tinggi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Sanggau Budi Darmawan mengatakan, banjir disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi sejak sepekan belakangan. Akibatnya, debit air sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) meluap hingga berimbas ke pemukiman warga.
Ketua TRC BPBD Sanggau Tridibyo mengatakan bahwa pada Sabtu (25/5) sore terjadi hujan dengan intensitas tinggi di Kecamatan Tayan Hilir yang mengakibatkan meluapnya aliran sungai dan mengakibatkan banjir.
"Informasi dari tim di lapangan bahwa pada Minggu pagi, debit air sungai meluap naik dari satu meter hingga tiga meter yang merendam pemukiman warga.
Banjir di Tayan Hilir ini yang terparah di Desa Balai mencakup empat dusun yakni, Dusun Balai Ingin Hilir, Balai Ingin Hulu, Pagar Sikok dan Entacak," ungkapnya.