Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Menjelajahi Autentisitas Rasa di Pesisir Kayong Utara, dari Rendang Pisang hingga Gulai Tumis Pari

Redaksi Prokal • 2026-02-04 12:30:00
Ilustrasi kuliner khas Kabupaten Kayong Utara. (FREEPIK)
Ilustrasi kuliner khas Kabupaten Kayong Utara. (FREEPIK)

 

SUKADANA – Kabupaten Kayong Utara tidak hanya dikenal melalui pesona alam pesisir dan lautnya yang memikat, tetapi juga melalui kekayaan kuliner lokal yang tumbuh subur dari tradisi dan kearifan masyarakat setempat. Berdasarkan data dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat, kuliner di wilayah ini telah menjadi identitas rasa yang autentik sekaligus berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai magnet wisata daerah.

Salah satu kuliner paling unik yang menjadi primadona adalah Rendang Pisang. Berbeda dengan rendang daging pada umumnya, kudapan ini menggunakan bahan dasar Pisang Makau yang tumbuh melimpah di Kayong Utara. Olahan ini memadukan kekayaan rempah Nusantara seperti kunyit, lengkuas, serai, hingga santan dan gula merah, menciptakan cita rasa gurih, pedas, dan legit yang menggugah selera. Selain itu, melimpahnya hasil laut juga melahirkan hidangan Ikan Asam Pedas yang menggunakan jenis ikan segar seperti tenggiri, kakap, hingga ikan kayong. Segarnya rempah yang dipadukan dengan terasi dan terkadang tambahan tempoyak memberikan sensasi rasa asam pedas yang khas wilayah pesisir.

Kekayaan laut lainnya tercermin dalam sajian Gulai Tumis Pari dan Sambal Udang Tempoyak. Udang segar hasil tangkapan nelayan setempat dikreasikan dengan fermentasi durian atau tempoyak, menghasilkan perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih yang lekat dengan selera masyarakat lokal. Sementara itu, Gulai Tumis Pari menonjolkan kekuatan rempah pilihan dan daun kunyit yang memberikan aroma kuat serta rasa gurih yang mendalam, mencerminkan karakteristik hidangan laut yang autentik.

Bagi para pemburu buah tangan, Lempok Durian dan Amplang menjadi pilihan yang wajib dibawa pulang. Saat musim durian tiba, Kayong Utara menjadi surga bagi penikmat buah ini, yang kemudian diolah menjadi lempok atau dodol durian dengan rasa manis legit yang konsisten. Tak ketinggalan, Amplang khas Kayong Utara yang terbuat dari ikan tenggiri segar menawarkan tekstur renyah dengan rasa ikan yang kuat. Berbagai deretan kuliner ini membuktikan bahwa setiap suapan di Kayong Utara adalah cerminan dari keselarasan antara alam dan budaya yang terus dijaga oleh masyarakatnya. (*)

Editor : Indra Zakaria