BANJARBARU - Kota Idaman kembali mencatatkan rekor kasus Covid-19 harian tertinggi. Berdasarkan data yang diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kota Banjarbaru, Kamis (18/6) tadi, tercatat ada penambahan 18 pasien positif. Angka ini menjadi yang tertinggi, sejak kasus pertama diumumkan.
Juru Bicara Gugus Tugas P2 Covid-19 Kota Banjarbaru Rizana Mirza mengungkapkan, dengan penambahan tersebut, membuat jumlah kasus terkonfirmasi positif di Banjarbaru melonjak menjadi 145 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru ini merincikan, dari jumlah 145 pasien, kini 99 di antaranya sedang dirawat. Sedangkan, 34 lainnya dinyatakan sembuh dan 4 drop out. "Sementara yang meninggal dunia menjadi 8 orang. Karena, ada tambahan dua orang, " rincinya.
Lanjutnya, dua pasien yang meninggal dunia ialah BJB-133, laki-laki, 66 tahun dari Kelurahan Landasan Ulin Tengah. Serta, BJB-142, laki-laki, 64 tahun dari Kelurahan Cempaka. "Kedua pasien ini sempat di rawat di RSDI Banjarbaru," terangnya.
Sementara itu, terkait sebaran kasus Covid-19, Riza menyebut paling banyak berada di Kecamatan Landasan Ulin dengan total 58. Disusul Banjarbaru Selatan (29 kasus), Banjarbaru Utara (28 kasus), Liang Anggang (19 kasus) dan Cempaka (6 kasus).
Banyaknya tambahan kasus, menurutnya harus menjadi perhatian masyarakat, bahwa penyebaran virus corona sangat cepat. "Jadi kita harus meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan, dengan menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.
Protokol kesehatan yang dia maksud: selalu pakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan menjalankan prilaku hidup bersih dan sehat. (ris/bin/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin