AMUNTAI - Sampah kiriman dari kawasan hulu Sungai Nagara dan Balangan telah sampai di pusat Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Parahnya sampah atau ratik itu singgah dan menggunung di tengah tiang penyangga jembatan maskot kota.
Salah satu Tim Reaksi Cepat (TRC), Dody Pramana yang berada di lokasi mengaku sampah yang dibersihkan tersebut sudah ada sejak dua hariau, namun tumpukannya semakin penuh dan menggumpal.
"Sebagai diangkat dari sungai dan yang kecil (sampah, red) kembali larut," sebut Dody kepada Radar Banjarmasin, Selasa (22/1) kemarin.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU Sugeng Riyadi yang juga berada di lokasi jembatan Merah Putih (Paliwara, red), mengaku khawatir bila sampah berupa kayu dan bambu ini memadati tiang jembatan bisa berbahaya.
"Kayu dan bambu ada diangkat dan sebagian larut ke hilir lagi. Jumlahnya tentu berkubik-kubik," jawabnya menerangkan.
Terlihat juga di lokasi pihak kepolisan dan relawan ikut melihat pembersihan. (mar)
Editor : aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin