BANJARMASIN - Dua calon presiden diprediksi akan menghadiri Haul Guru Sekumpul ke 14 di Martapura. Meski belum dipastikan, tetapi pengamanan untuk kontestan Pilpres ini sudah dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Rupattama, Mapolda Kalsel, Rabu (6/3).
“Informasinya memang ada, tapi kita tidak tahu kebenarannya,” kata Wakapolda Brigadir Jenderal Pol Aneka Pristafuddin saat ditemui usai rakor. Perwira bintang satu mengatakan kalaupun capres 01 maupun 02 datang, pihaknya sudah menyiapkan segalanya, dari jalur yang akan dilewati hingga pengamanan. “Sampai saat ini belum ada konfirmasi, tapi tetap kita siapkan,” ujarnya.
Demi menjaga kelancaran selama pelaksanaan haul yang diprediksi dihadiri 2 juta jamaah, Polda Kalsel menurunkan personel gabungan Polri dan TNI sebanyak 775 orang. Polres Banjar menyiagakan 573 orang dan Kodim Banjar 400 orang.
Tak ketinggalan Satpol PP dan Damkar 550 orang, Dishub Kabupaten Banjar 150 orang, Dinas Kesehatan Banjar 1.100 orang, PLN 170 orang, BPBD 25 orang, Senkom 20 orang, Dispora 200 dan Relawan 18 ribu. “Totalnya sebanyak 21.188 personel,” katanya. Dengan pengamanan luar biasa ini, diharapkan para jamaah dapat melaksanakan haul dengan aman dan lancar.
Kemungkinan kedatangan capres ke acara haul memang menguat. Juru bicara Sekumpul, Fauzan Asniah mengaku sudah menyiapkan pelayanan sebagaimana tamu undangan haul lainnya. “Pastinya kita kondisikan, beliau itu tamu khusus lah, tidak mungkin kita taruh di pojok, pasti kita tempatkan yang pantas lah,” ucap keluarga almarhum Guru Sekumpul itu.
Namun Fauzan mengaku sampai saat ini belum ada kepastian capres yang akan datang. “Sampai saat ini informasi belum ada yang fix, kalau suara berkembang banyak. Kalau datang minimal sejam sebelum Magrib saat hari H. Kalau sudah mulai, kita menyerah,” katanya.
Joko Widodo dan Prabowo Subianto memang diisukan bakal datang. Jika kehadiran Jokowi sempat beredar beberapa hari sebelumnya, kini kehadiran Prabowo Subianto yang semakin kencang. Berdasarkan informasi yang beredar, Capres yang maju bersama Sandiaga Uno itu datang pada Minggu (10/3) sore.
Ketua DPW Partai Berkarya Kalsel Edy Suryadi membenarkan kabar tersebut. Bahkan, dia menyebut tidak menutup kemungkinan Prabowo hadir dengan Sandiaga Uno. "Informasi yang saya terima malah diusahakan berdua dengan Pak Sandiaga Uno," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.
Dia menegaskan, Prabowo dan Sandi datang bukan sebagai pasangan calon Presiden. Melainkan, hanya sebagai jemaah. "Mereka akan ikut berbaur dengan jemaah lainnya," tegasnya.
Wakil Sekretaris Sekber Badan Pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga, Ilham Noor juga mengamini hal ini. "Insya Allah beliau (Prabowo) hadir. Tapi untuk Pak Sandi belum terkonfirmasi," kata beliau.
Rumor kedatangan Prabowo dalam haul tokoh ulama Kalsel itu memang sudah lama beredar. Kian menguat setelah beredar poster surat Prabowo di media sosial. Isinya adalah permintaan maaf kepada pendukungnya lantaran tak bisa menghadiri apel akbar relawan di Banten. Karena berbarengan dengan pelaksanaan haul pada 10 Maret nanti.
Anggota DPRD Kalsel itu juga tak membantah kebenaran poster tersebut. Namun, tak banyak informasi yang bisa Ilham bagikan. Mengingat timses di daerah juga masih menunggu-nunggu perkembangan informasi terbaru dari pusat.
Lalu, bagaimana dengan kubu 01? Hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban. Apakah calon presiden petahana Joko Widodo juga bakal mengikuti haul. Seperti kunjungannya pada Maret 2018 silam.
Serupa dengan cawapres KH Ma'ruf Amin. Belum ada kepastian, kembali berkunjung kemari atau tidak. Mengingat Ma'ruf sudah berziarah ke Sekumpul sebelum menghadiri perayaan Harlah Nahdlatul Ulama di Universitas NU Kalsel, akhir Januari kemarin.
Meski demikian, Koordinator Relawan Haul Guru Sekumpul H Abdel justru mengaku belum mengetahui Prabowo-Sandi bakal hadir. "Saya sebagai koordinator sampai sekarang belum menerima informasi itu," ucapnya.
Sementara itu, arga nelayan di Tabaneo Kabupaten Tanah Laut memasak iwak telang masak asam untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul ke 14. Ada 100 kilogram ikan telang masak asam yang disiapkan.
Keinginan warga Taboneo memberikan ikan asin telang dari hasil tangkapan nelayan Desa Taboneo ini sudah diniatkan di tahun sebelumnya. DI Haul Guru Sekumpul tahun lalu, warga Tabaneo juga memberikan ikan asin masak meski tidak sebanyak sekarang ini.
“Tahun dulu hanya sedikit, sekarang ini banyak,” terang Ahda Fuadi, mantan Plt Kades Taboneo kepada Radar Banjarmasin, Rabu (6/3).
Yang mengharukan, meski sekarang musim ikan tenggiri sepi dan melambungkan harganya ke kisaran Rp70 ribu per kilogram, tapi warga nelayan tetap urunan dan memasak bersama-sama ikan asin.
Ikan telang asam manis ini akan diserahkan ke dapur umum di Gang Penghulu Kelurahan Sekumpul Raya Kecamatan Martapura Kota. “Ini sebagai ungkapan rasa syukur kami,” ucap Ahda. (gmp/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin