Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ritual Perpisahan Sekolah Ditiadakan

miminradar-Radar Banjarmasin • Rabu, 15 April 2020 - 17:36 WIB
PERPISAHAN: Para siswa saat menggelar perpisahan di hotel. | DOK/SEKOLAH
PERPISAHAN: Para siswa saat menggelar perpisahan di hotel. | DOK/SEKOLAH

BANJARMASIN - Rasanya, kurang lengkap kelulusan sekolah tanpa ritual perpisahan. Namun, di tengah wabah virus corona, sudah pasti seremonial itu dihindari sekolah.

SMPN 14 Banjarmasin misalkan, sekolah yang berada di Jalan Banua Anyar, Banjarmasin Timur itu dipastikan tidak akan menggelar acara perpisahan.

“Sebenarnya, tahun sebelumnya juga tidak ada acara perpisahan. Apalagi di tengah kondisi seperti ini, tidak ada acara perpisahan,” kata kepala sekolah, Amin, kemarin (14/4).

Apalagi imbauan yang dikeluarkan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dalam bentuk surat edaran beberapa waktu lalu sudah jelas, tidak boleh menggelar perpisahan. Karena acara itu sama saja melakukan pengumpulan massa.

“Bagaimana pun juga ribuan orang bisa masuk ke sekolah, sangat rentan, langkah wali kota itu sangat tepat,” ujarnya.

Jangankan acara perpisahan, seluruh agenda pendidikan yang sudah direncanakan jauh hari juga banyak berubah.

Contoh, proses belajar, sebelumnya bertatap muka langsung, sekarang serba online. Tapi karena beberapa tahun belakangan, sekolahnya sudah menerapkan belajar secara online. Kondisi ini tak menyulitkan siswa. SMP 14 punya 229 siswa dari sembilan kelas.

Melihat perkembangan di media massa dan televisi, kondisi wabah corona ini belum tahu kapan berakhir. Sekolah hanya akan mengikuti arahan dari Dinas Pendidikan Banjarmasin.

Kadisdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto memastikan, seluruh sekolah tidak menggelar ritual perpisahan. Untuk pencegahan penularan COVID-19 dalam surat edaran wali kota untuk tidak melakukan pengumpulan massa.

“Antisipasi corona, tidak membolehkan ada prosesi itu, apapun bentuknya,” tegasnya.

Bukan hanya meniadakan acara perpisahan sekolah saja, tapi berbagai prosesi yang biasa digelar seusai pengumuman kelulusan juga tidak ada lagi. “Ini tahun yang prihatin, mudahan wabah lekas berlalu,” ucapnya. (gmp/fud/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Pendidikan