BANJARBARU - Kasus Covid-19 di Banjarbaru lagi-lagi melonjak. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarbaru merilis, Rabu (17/6) jumlah pasien terkonfirmasi bertambah 10 orang. Dengan begitu, kasus virus corona di Kota Idaman sudah menyentuh angka 127.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Banjarbaru, Rizana Mirza mengatakan, 10 kasus baru yang ditemukan sebagian besar merupakan transmisi lokal. "Mereka kebanyakan hasil dari tracking dan tracing kawan-kawan surveilans di Puskesmas terhadap orang yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif," katanya.
Selain itu, dia menyampaikan, kasus baru juga ada yang dikarenakan pasien terpapar dari luar daerah. Lantaran, sering bepergian ke luar Banjarbaru. "Penularan masih cukup kuat, apalagi mobilitas masyarakat masih banyak yang keluar daerah. Sehingga, terpapar dari luar," ucapnya.
Lanjut Riza, dari total 127 kasus di Banjarbaru, 83 di antaranya masih dirawat. Sedangkan, 34 lainnya dinyatakan sembuh, 6 meninggal dunia dan 4 drop out. "Sementara jumlah ODP kita ada 28 dan PDP 3 orang," ujarnya.
Kasus Covid-19 sendiri, dia menyebut paling banyak berada di Kecamatan Landasan Ulin dengan total 57. Disusul Banjarbaru Selatan (28 kasus), Banjarbaru Utara (20 kasus), Liang Anggang (14 kasus) dan Cempaka (3 kasus).
Masih terus bertambahnya kasus, Riza mengimbau agar masyarakat menghindari keluar rumah. Kecuali ada urusan mendesak. Serta, melakukan protokol kesehatan. Seperti, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan saling jaga jarak.
"Karena kedisplinan tersebut adalah kunci yang bisa mengurangi penularan Covid-19. Mari kita saling menjaga diri, keluarga dan lingkungan," pungkasnya. (ris/bin/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin