Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Iwansyah Disebut akan Dampingi Gusti Iskandar

miminradar-Radar Banjarmasin • Jumat, 21 Agustus 2020 - 16:29 WIB
Ketua DPD Golkar Banjarbaru, AR Iwansyah
Ketua DPD Golkar Banjarbaru, AR Iwansyah

BANJARBARU - Namanya disebut-sebut bakal diusung sebagai calon Wakil Walikota Banjarbaru mendampingi Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, Ketua DPD Golkar Banjarbaru AR Iwansyah mengaku masih menunggu perintah dari partainya.

"Memang sudah ada pernyataan Golkar akan mengusung kader sendiri di Pilkada Banjarbaru. Siapa orangnya? Kita tunggu saja kabar dari partai," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Kalau memang dirinya yang ditunjuk, sebagai kader, Wakil Ketua DPRD Banjarbaru ini mengaku siap melaksanakan apapun tugas yang diberikan partai. "Kalau memang diusung menjadi pasangan Pak Gusti Iskandar, saya siap," tegasnya.

Golkar sendiri hingga kemarin (20/8) belum mengumumkan siapa nama kader yang mereka usung dalam Pilwali Banjarbaru. Namun, informasi dari internal partai, pasangan yang akan diusung adalah Gusti Iskandar Sukma Alamsyah berpasangan dengan AR Iwansyah. Keduanya kader Golkar.

Kursi Golkar di DPRD Banjarbaru memang belum memenuhi syarat minimal. Mereka hanya memiliki lima kursi atau kurang satu kursi. Kabarnya kekurangan kursi tersebut ditambah tiga dari kursi PKB dan dua dari PKS.

Bahkan, PAN yang sebelumnya diklaim mendukung pasangan Martinus-Darmawan Jaya Setiawan memiliki peluang untuk merapat ke Golkar. Karena melihat kedekatan dari dua partai ini.

Menanggapi peluang itu, Ketua DPD PAN Banjarbaru Emi Lasari menegaskan bahwa di tingkat DPD sudah menentukan sikap memberikan dukungan untuk Martinus-Jaya. "Sikap DPD tidak akan berubah," tegasnya.

Dengan komitmen itu, Emi mengaku pihaknya hanya akan menyampaikan surat rekomendasi pasangan Martinus-Jaya ke DPP PAN. "Cuma satu pasangan yang kami sampaikan ke DPP. Jadi tidak ada pilihan lain," bebernya.

Namun, apabila tiba-tiba ada pasangan lain yang berupaya membawa PAN. Menurutnya, hal itu menjadi kewenangan DPP. "DPP yang punya kewenangan menerbitkan SK. Kita tunggu saja, untuk siapa," pungkasnya. (ris/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Politik