Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Banjarbaru Kebagian 2.339 Vaksin

miminradar-Radar Banjarmasin • Jumat, 8 Januari 2021 - 22:08 WIB
KLOTER PERTAMA: Vaksin Covid-19 saat dimasukkan ke mobil boks di terminal kargo bandara Syamsudin Noor beberapa waktu lalu. Pemko Banjarbaru pastikan sudah siapkan data penerima vaksin kloter pertama. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN
KLOTER PERTAMA: Vaksin Covid-19 saat dimasukkan ke mobil boks di terminal kargo bandara Syamsudin Noor beberapa waktu lalu. Pemko Banjarbaru pastikan sudah siapkan data penerima vaksin kloter pertama. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Selepas 25 ribu dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kalsel pada Selasa (5/1) lalu. Kota Banjarbaru juga bakal kebagian pendistribusian vaksin kloter pertama ini. Saat ini Pemko menunggu pendistribusiannya.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru. Untuk penerima vaksin di Kota Banjarbaru kategori prioritas utama dijelaskan sejumlah 2.339 orang. Dua ribu orang ini dari unsur tenaga kesehatan Kota Idaman.

Kepala Dinkes Banjarbaru, Rizana Mirza mengatakan vaksinasi di Kota Banjarbaru akan dilakukan secara bertahap atau perkloter. Nantinya vaksinasi ujarnya direncanakan sampai akhir tahun 2021.

“Jumlah penerima kloter prioritas utama ini di Banjarbaru ada 2.339 orang yang sudah terdata. Ini terdiri daru sumber daya kesehatan (tenaga kesehatan), termasuk juga para supir ambulans,” ujar Mirza.

Untuk kloter pertama atau prioritas utama ini. Mirza menyebut jika sesuai tahapan maka akan dilakukan di periode bulan Januari hingga Maret 2021. Lalu setelahnya lanjut kepada kloter kedua.

Adapun para tenaga kesehatan ini ujarnya terdiri dari beberapa fasilitas atau unit kesehatan yang ada di Banjarbaru. Dengan rinciannya adalah Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik dan termasuk yang swasta.

Lalu, dipanjut Mirza bahwa kloter kedua direncanakan di bulan April sampai akhir tahun. Untuk prioritas ini adalah tenaga pegawai pelayanan masyarakat, seperti ASN, TNI dan Polri serta masyarakat umun lainnya,” ujarnya.

Namun untuk total penerimanya berapa, Kadinkes menyebut bahwa hal ini menggunakan skema dari data BPJS. Sehingga nantinya pihak BPJS ujarnya yang bakal mengirimkan informasi kepada calon penerima vaksin.

“Iya untuk kloter kedua ini dari BPJS. Pihak BPJS yang nanti memberitahukan melalui SMS atau sarana komunikasi lainnya kepada para calon penerima,” jabarnya.

Lalu bagaimana dengan mencukupi seluruh masyarakat di Banjarbaru? Mirza menjawab bahwa pihaknya menunggu instruksi dari pusat dahulu. Ia pun meminta masyarakat juga untuk bersabar.

“Informasi yang kita terima nanti pemerintah pusat yang akan mengirimkan SMS kepada masyarakat calon penerima. Untuk sementara kita tunggu informasi dulu,” ujarnya.

Meski vaksinasi bakal digelar. Mirza menegaskan bahwa bukan berarti Banjarbaru terbebas dari penularan virus secara instan. Maka dari itu ia menekankan jika protokol kesehatan tetap jadi prioritas utama.

“Penerapan prokes tetap jadi utama dan harus disiplin. Vaksinasi ini adalah salah satu upaya kita untuk pencegahan penularan, tapi sembari proses vaksinasi prokes harus diterapkan selalu,” pesannya. (rvn/bin/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Covid-19 Corona