Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pusat Perbelanjaan di Kalsel Mulai Padat, Lebih Takut Copet daripada Corona

izak-Indra Zakaria • 2022-04-29 14:40:09
RAMAI DISKON: Suasana di Q Mall Banjarbaru, kemarin. Jelang Hari Raya Idulfi tri, sejumlah pusat perbelanjaan dan mal di Kalsel mulai dipadati pengunjung. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN
RAMAI DISKON: Suasana di Q Mall Banjarbaru, kemarin. Jelang Hari Raya Idulfi tri, sejumlah pusat perbelanjaan dan mal di Kalsel mulai dipadati pengunjung. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

Jelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah pusat perbelanjaan dan mal di Kalsel mulai dipadati pengunjung. Salah satunya, Q Mall Banjarbaru. Pengunjungnya kemarin (28/4) tampak lebih banyak dari biasanya. General Manager Q Mall Banjarbaru Andi Indrawangsah mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung sudah terjadi sejak sepekan sebelum Lebaran. “Tapi berapa persen peningkatannya belum kami hitung,” katanya. Namun dia menyebut, pengunjung pada momen menjelang Lebaran tahun ini lebih banyak jika dibandingkan 2021 lalu. “Tahun ini lebih bagus. Karena tahun lalu mal ditutup pemerintah saat libur Lebaran,” sebutnya. 

Melandainya kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan, menurutnya membuat masyarakat tidak ragu lagi untuk keluar rumah. Sehingga jumlah kunjungan di tempat perbelanjaan atau mal semakin meningkat.

Di Q Mall Banjarbaru misalnya, semakin hari pengunjungnya terus meningkat. Indra menuturkan, sebelum momen jelang Lebaran pengunjung mereka sudah mencapai 20 ribuan pada hari kerja. Sedangkan saat akhir pekan tembus 25 ribu pengunjung dalam sehari.

Menurutnya, jumlah kunjungan di Q Mall Banjarbaru meningkat bukan hanya dikarenakan melandainya kasus virus corona. Melainkan juga lantaran terus bertambahnya tenant di sana. “Brand terus bertambah, sehingga menarik minat masyarakat untuk datang,” ujarnya.

Lanjutnya, agar menjaga masyarakat tetap aman berbelanja, pihaknya menerapkan beberapa antisipasi untuk meminimalisir penularan Covid-19. Salah satunya, mewajibkan pengunjung melakukan skrining suhu tubuh menggunakan therma gun di setiap pintu masuk Q Mall Banjarbaru. “Bila ditemukan ada yang bersuhu tubuh di atas 38 derajat celsius maka akan direkomendasikan untuk beristirahat dan melakukan pengecekan di RS,” ucapnya.

Di samping itu, Q Mall Banjarbaru juga meningkatkan frekuensi pembersihan area publik. “Pembersihan kami lakukan menggunakan disinfektan setiap 4 jam dan 5 jam sekali,” papar Indra.

Salah seorang pengunjung, Rahmat Aidi mengaku datang ke Q Mall Banjarbaru untuk membeli keperluan hari raya. “Beli baju untuk sekeluarga dan keperluan Lebaran lainnya,” katanya.

Dia mengaku sengaja berbelanja keperluan hari raya pada H-4 Lebaran untuk menghindari kepadatan. “Biasanya H-2 bisa semakin padat, karena sudah libur,” pungkasnya.

Asisten Store Manager Matahari Duta Mall Banjarmasin Astri mengatakan pengunjung store mulai terlihat naik drastis saat Ramadan memasuki minggu kedua lalu. Meski demikian, dia menerangkan, jika dibandingkan sebelum pandemi, kenaikan kunjungan agak melambat. “Sebelum pandemi, minggu pertama sudah ramai kunjungan,” sebutnya kemarin.

Dia bersyukur di musim Lebaran tahun, kegiatan masyarakat sudah dilonggarkan dan tak dibatasi. Sehingga baik perusahaan, maupun warga lebih leluasa beraktivitas, khususnya berbelanja. Sebagai contoh, pada Ramadan tahun lalu, meski sempat dibuka, namun waktu operasional dibatasi.

Bahkan sebelum Ramadan tahun lalu, Duta Mall Banjarmasin sempat ditutup Pemko Banjarmasin lantaran status Covid-19 di Banjarmasin sempat tinggi. Baru dibuka menjelang Lebaran. Namun operasional dibatasi.

Saat itu mal buka hanya sampai pukul 9 malam. Berbeda dengan tahun ini operasional sampai pukul 10 malam. “Sekarang diuntungkan dengan jam operasional. Bahkan tak tutup seperti tahun lalu,” ucapnya.

Di sisi lain, Manager Operasinal Duta Mall Banjarmasin, Yenny Purnawati mengungkapkan, pengunjung semakin mendekati Lebaran terus meningkat. “Pengunjung mulai naik tanggal 25 tadi, sepertinya pas mulai cair THR,” ujarnya.

Salah seorang pengunjung, Milawati mengaku sengaja datang ke pusat perbelanjaan demi untuk membeli pakaian Lebaran sang anak. Menurutnya, di mal banyak pilihan yang tak ada di pasar tradisional. “Sekalian cuci mata. Apalagi sekarang tak ada pembatasan waktu kunjungan,” ucapnya.

Lebih Waspada Copet dari Corona

MEMASUKI H-4 lebaran Idulfitri, warga yang berkunjung ke pasar Los Batu Kandangan meningkat jika dikomparasikan dengan hari biasa. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Kandangan Dinas Perdagangan HSS, Bahrani meningkatkanya kunjungan ini berdasarkan data parkir.

Suasana Komplek Pasar Pertokoan Limbur Raya Kotabaru. | FOTO: JUMAIN/RADAR BANJARMASIN 

 

“Sepekan menjelang lebaran sudah terjadi peningkatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/4) kemarin. Pengunjung memarkir kendaraan bermotornya mulai dari ratusan sampai menyampai ribuan. “Kenaikan pengunjung sekitar 60 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Tiket Pesawat Ludes Dipesan

Khusus untuk parkir mobil, karena lahan parkir terbatas dilakukan sistem buka tutup. “Mobil sekitar 38 unit saja parkirnya, jadi sistem buka tutup dilakukan,” ucapnya.

Meningkatnya warga mengunjungi pasar menjelang lebaran ini diperkirakan karena pandemi Covid-19 sudah berkurang meski tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, Sari salah satu warga berkunjung ke Pasar Los Batu Kandangan mengaku untuk membeli baju lebaran keluarganya sampai sembako.“Kalau sembako hampir setiap hari. Karena menjelang lebaran sekalian beli pakaian buat anak,” ujarnya.

Diakuinya, tahun ini pengunjung ke pasar lebih banyak jika dikomparasikan dengan tahun sebelumnya. “Ya lumayan banyak tahun ini. Semoga pandemi Covid-19 tidak ada lagi,” ucapnya.

Di Kotabaru, Komplek Pasar Pertokoan Limbur Raya juga membeludak oleh pembelanja. Nanda salah satu penjaga toko di Limbur Raya mengatakan tahun ini sangat ramai dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Dari 20 hari sebelum lebaran.“Sangat ramai pak, saya saja kewalahan,” ungkapnya.

Semenjak pandemi lanjutnya, tahun ini, yang paling ramai, disini bahkan buka sampai malam sekitar jam 22.00 Wita. Hal senada juga diungkapkan Irommi salah satu pengunjung yang berbelanja di Limbur Raya. “Hal yang seperti ini sebenarnya yang dirindukan. Suasana menjelang lebaran, dimana pasar pasar ramai menjelang Lebaran, dan barang juga banyak yang diskon,” jelasnya.

Kepala UPT Pasar Tanjung di Tabalong, Arifin juga mengatakan mengakui tahun ini lebih padat sejak pandemi menghantam dua tahun lalu. Ia menduga, lantaran kebijakan tidak adanya pemberlakuan pembatasan, maka suasana belanja lebih ramai dari tahun sebelumnya.

Sekarang bukan waspada corona lagi, tetapi waspada kejahatan karena keramaian. Untuk itu, pengelolaan pasar pun dilakukan pengamanan lebih ketat dari biasanya. Imbauan agar berhati-hati dari pencurian barang alias copet juga dipajang di sudut-sudut pasar. “Sudah kami pasang imbauannya. Waspada copet,” terangnya. (shn/jum/ibn/by/ran)

 

 
Editor : izak-Indra Zakaria