Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

6 Bakal Calon DPD Asal Kalsel Belum Lolos Syarat Administrasi

izak-Indra Zakaria • Senin, 3 Juli 2023 - 19:51 WIB
Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa. | Foto: Bawaslu
Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa. | Foto: Bawaslu

Meski sudah dinyatakan memenuhi syarat pencalonan, enam dari sembilan bakal calon Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI asal Kalsel masih harus menempuh perbaikan administrasi. Enam orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi itu adalah Antung Fatmawati, Muhammad Hidayattollah, Muhammad Yamin, Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim, Sayid Umar Al-Idrus, dan Gusti Farid Hasan Aman. 

Sementara, tiga yang dinyatakan telah memenuhi syarat (MS) adalah Nanik Hayati, Habib Hamid Abdullah, dan Habib Zakaria Bahasyim.

Perbaikan administrasi ini paling lambat Ahad (9/7) depan. Jika ingin masih mencalonkan diri sebagai senator, mereka harus melakukan perbaikan sebelum tenggat waktunya habis. “Ini sebagai syarat. Tentu harus diperbaiki. Kalau tidak, tetap dinyatakan TMS,” terang Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kalsel, Andi Tenri Sompa (2/7). 

Ditegaskannya, perbaikan ini bukan lagi perihal syarat dukungan KTP. Namun soal administrasi berkas calon. Seperti NIK (nomor induk kependudukan) dan nama yang harus sesuai dengan dokumen pendukung, seperti ijazah. “Sampai hari ini (kemarin), tersisa dua bakal calon. Semoga sebelum 9 Juli sudah lengkap,” tuturnya. Koordinator Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Kalsel, Nida Guslaili menambahkan, selain perbaikan, juga masih ada yang mesti dilengkapi secara administrasi. 

Dia mencontohkan, seperti NIK yang saat pendaftaran lalu tidak tercantum di aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). “Awalnya ini tak ada, namun terbaru, di Silon harus menginput NIK lagi. Ini yang harus dilengkapi,” paparnya.

Terpisah, Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim menjelaskan, pada awal-awal pendaftaran, ia tak pernah diminta menginput NIK di Silon. 

Jadi ia menolak bila TMS ini disebut karena kelalaian. “Yang terbaru mensyaratkan input NIK. Kejadiannya pun tak di Kalsel saja. Alhamdulillah milik saya sudah beres,” ujarnya.

Dinyatakan MS, Nanik Hayati bersyukur. “Saat pendaftaran lalu, semuanya sudah saya input termasuk NIK. Alhamdulillah tak lagi harus memperbaiki,” ujarnya. (mof/gr/fud)

 

 

 
 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria