Warga RT 21 RW 03, Sheila mengungkap, api kian mendekati permukiman. “Pas magrib tadi warga di sini mulai panik, karena jarak dari rumah saya hanya sekitar 100 meter saja,” ungkapnya kepada Radar Banjarmasin.
“Kami langsung keluar rumah, ada yang membantu memadamkan api dengan ember, selang dan macam-macam lah. Ada juga yang merekam kondisi kebakaran untuk meminta bantuan,” kisahnya. Senada dengan warga RT 24 RW 03, Basoni. “Sekitar bakda asar tadi api sudah mendekati permukiman,” ujarnya. “Mungkin api yang kemarin juga, makin melebar ke sini,” duganya.
Saat ini sangat diperlukan bantuan tangki berkapasitas 5.000 liter air untuk membantu pemadaman. “Semakin sore semakin membesar, merambat dengan cepat. Bantuan saat ini dari tim BPK GTM, BPBD, TRC, dan lainnya. Total ada delapan tim yang turun,” sebutnya.
Kobaran api mulai mengalami penurunan sekitar pukul 22.00 Wita. “Alhamdulillah, infonya sudah mulai ada penurunan,” ungkap anggota Manggala Agni Kalsel, Fauzan. Namun ia belum bisa memastikan kapan sepenuhnya api dapat dikendalikan. “Kami bersama rekanan lainnya masih berjibaku,” ujarnya. Rekanan GTM Fire and Rescue, Habibi memperkirakan, lahan yang terbakar seluas 5 hektare.
Dibeberkannya, dalam sehari bisa terjadi dua tiga kali kebakaran di Guntung Manggis. “Dalam sepekan terakhir sudah terjadi 10-15 karhutla untuk wilayah sini,” bebernya. “Untungnya kemarin ada bantuan satu helikopter waterbombing dari pemerintah,” ujarnya. (zkr/fud)