Empat truk dan satu pick up yang berisi kayu bakar dari Desa Bataratat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin yang disalurkan untuk haul ke-19 Guru Sekumpul, ternyata merupakan kayu dari pohon karet.
Kepala Desa Bataratat Rakhman Hidayat menuturkan kebetulan pohon kayu tersebut banyak terdapat di desanya.
“Jadi warga rela menebang pohon karetnya untuk dijadikan kayu bakar haul guru sekumpul,” katanya. Diwartakan sebelumnya kayu tersebut baru Senin (10/12) sekitar pukul 16.30 Wita disalurkan.
“Kayu bakarnya kami cari di sekitar desa, kami kumpulkan selama tiga,” ucapnya. Penyaluran kayu bakar untuk haul guru sekumpul memang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Desa Bataratat. “Rencananya untuk haul ke-19 ini, kita juga akan membuka rest area. Lokasinya di Masjid Hidayatul Ihsan,” katanya. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria