Kebersihan lingkungan merupakan hal mutlak yang harus dijaga dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal itulah yang ditekankan oleh Lurah Sekumpul, Gusti Marhusin dalam menjaga kebersihan di seluruh wilayah Kabupaten Banjar.
Gusti Marhusin mendapat kepercayaan sebagai koordinator kebersihan dalam pelaksanaan haul ke-19 Abah Guru Sekumpul tahun 2024 mendatang. Ia mengatakan jumlah relawan kebersihan untuk menyukseskan haul berjumlah sekitar 1.500 orang dari target 3.000 relawan kebersihan. “Jumlah itu belum final. Karena setiap hari relawan kebersihan terus bertambah,” ucapnya pada Radar Banjarmasin, Kamis (21/12) sore.
Untuk memastikan semua kawasan bisa bersih dari sampah, para relawan akan dibagi dengan sistem sif. "Nanti, akan ada ada rapat tim kebersihan. Tugasnya nanti ada mulai dari H-2 hingga H+3. Tim kebersihan akan dibagi," jelas Marhusin.
Meski sudah ada petugas kebersihan, Marhusin tetap mengimbau agar jemaah yang nantinya hadir ke acara haul untuk menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, tagline itu mengajak masyarakat sadar peduli turut menjaga kebersihan. Di manapun jemaah berada, tetap bersih di lokasi masing-masing. "Ayo tanamkan dalam diri masing-masing. Datang Barasih, Bulik Barasih. Dengan begitu artinya kita membantu menjaga lingkungan Sekumpul agar selalu bersih dan indah,” ujarnya.
Di samping itu, ia juga berharap agar para jemaah bisa bawa kantong sampah. Supaya dapat membiasakan diri untuk tidak meninggalkan sampah di titik duduk saat beribadah. “Stop nyampah! Karena biasanya setelah makan, ada saja yang buang plastik ke selokan, atau bahkan sengaja ditinggalkan,” bebernya.
Menurutnya, kebiasaan buruk seperti ini jangan lagi dilakukan. Marilah kita sama-sama menjaga. Tertib buang sampah di tempatnya. “Mari pilah sampah dari sumbernya," ajak Marhusin. Relawan Tim Induk Sekumpul, Abdel Rahman Ramadhan mengatakan sebelumnya bahwa dalam pelaksanaan haul ke-19 ini tim kebersihan akan disebar ke tujuh area. “Semuanya nanti akan dikoordinir langsung oleh Lurah Sekumpul,” katanya, belum lama tadi.
Supaya tugas mereka berjalan maksimal, para relawan kebersihan akan dilengkapi dengan 130 unit armada angkutan. “Ada 40 unit roda tiga, 60 unit pikap, dan 30 unit truk akan mengangkut yang ditinggalkan jemaah,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga masih mengumpulkan karung-karung bekas untuk memudahkan relawan mengangkut sampah-sampah tersebut. “Jika melihat pengalaman tahun lalu, kami perlu lebih dari 20 ribu pcs karung. Saat ini, warga secara swadaya sudah mulai mengumpulkan karung-karung milik mereka ke kantor kelurahan,” pungkasnya. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria