Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Angka Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas di HSS Meningkat

izak-Indra Zakaria • Selasa, 2 Januari 2024 - 19:39 WIB
Photo
Photo

Sepanjang tahun 2023, korban laka lantas meninggal dunia di jalan raya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meningkat jika dikomparasikan dengan tahun 2022 tadi.

Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu menyebutkan selama tahun 2023 ini korban laka lantas meninggal dunia di jalan raya di Kabupaten HSS ada sebanyak 22 orang. Sedangkan tahun 2022 tadi 19 orang.

“Tahun ini yang meninggal dunia akibat laka lantas meningkat dan tahun 2024 akan menjadi perhatian serius. Supaya angkanya menurun,” ujarnya saat press release akhir tahun, Sabtu (30/12) sore di Aula Mapolres setempat.

Berdasarkan data Satlantas Polres HSS, sepanjang tahun 2023 ini kecelakaan lalu lintas sebanyak 52 kasus dengan rincian meninggal dunia 22 orang, luka berat lima orang dan luka ringan 48 orang. serta kerugian materi Rp 132.300.000. Sedangkan tahun 2022, kecelakaan lalu lintas sebanyak 52 kasus dengan rincian meninggal dunia 19 orang, luka berat enam orang, dan luka ringan 44 orang serta kerugian materi Rp 101.400.000.

Sementara itu, angka kriminalitas di tahun 2023 yang ditangani Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Selatan (HSS) baik tindak kriminal dan narkotika menurun dibandingkan tahun 2022 tadi.
Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu menyebutkan selama tahun 2023 ini untuk kasus kriminal di Kabupaten HSS ada sebanyak 127 kasus yang berhasil diungkap. Sedangkan tahun 2022 tadi ada sebanyak 152 kasus.

“Turun 25 kasus atau 16 persen selama 2023 dibandingkan tahun 2022 tadi,” ujarnya saat press release akhir tahun, Sabtu (30/12) sore di Aula Mapolres setempat. Sepanjang tahun 2023 perkara tindak pidana yang berhasil diselesaikan Polres HSS meningkat dibandingkan tahun 2022. Tahun ini 152 kasus dan tahun lalu 138 kasus. “Naik 14 kasus atau 10,14 persen,” katanya.

Dari 127 kasus berhasil diungkap perkaranya di tahun 2023 terdiri kejahatan konvensional yaitu tiga kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), 13 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), satu kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), 26 kasus penyalahgunaan senjata tajam (Sajam), delapan kasus judi, dan 68 kasus lainnya seperti kasus penipuan, penggelapan, persetubuhan dan lain sebagainya. Selanjutnya kejahatan kekayaan negara yaitu korupsi satu kasus, dan tujuh kasus lainnya.

Sementara untuk kasus narkoba sepanjang tahun 2023, Polres HSS berhasil mengungkap sebanyak 95 kasus dan tahun 2022 tadi sebanyak 119 kasus.

“Penyelesaian perkaranya di tahun ini juga 95 kasus. Jadi tidak ada tunggakan, semuanya sudah diselesaikan sampai ke tahap kedua. Pelimpahan tersangka dan barang bukti,” sebut Leo.

Dari 95 kasus narkoba berhasil diungkap 2023 ini. Polres HSS berhasil mengamankan 21 orang sebagai pengguna atau pemakai, 17 orang kurir, dan pengedar 76 orang. Serta mengamankan barang bukti semua naik. Cuma ekstasi yang turun. Rinciannya sabu 351,34 gram, carisoprodol 3.893 butir, daftar G 11.384 butir dan psikotropika golongan IV sebanyak 70 butir. “Jadi pengungkapan kasusnya turun, tapi dari segi kualitas barang bukti meningkat,” tutur Leo. (*)

Editor : izak-Indra Zakaria