Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Buah Mantuala, Citarasa Campuran dari Dua Buah ini

Indra Zakaria • 2024-01-28 12:52:10
DUA RASA: Durian Mantuala punya dua citarasa, yakni pampakin dan durian. (FOTO: Nopi untuk Radar Banjarmasin.)
DUA RASA: Durian Mantuala punya dua citarasa, yakni pampakin dan durian. (FOTO: Nopi untuk Radar Banjarmasin.)

 

Di Hulu Sungai Tengah (HST) ada jenis buah durian yang khas. Namanya durian mantuala. Buah ini hasil persilangan alami antara buah pampakin dan durian. Ya, buah ini punya dua cita rasa buah, pampakin dan durian.

Bentuk buah ini agak lonjong. Dagingnya tebal berwana kuning, mendekati oranye. Dalam satu buah, di dalamnya hanya ada tiga biji yang bisa dikonsumsi. Itu karena dagingnya tebal.

Yang paling berbeda dari buah durian umumnya, mantuala dipercaya rendah kolesterol dan alkohol. Artinya, seberapa pun banyaknya kita makan, tidak akan memberikan efek samping seperti buah durian biasa. Jadi aman bagi yang memiliki penyakit darah tinggi. Banyak konsumen yang sudah membuktikannya.

Pemkab HST telah mendaftarkan buah ini sebagai variates unggulan daerah sejak tahun 2010 ke Badan Pendaftaran dan Perlindungan Varietas. Pohonnya tumbuh di lereng Pengunungan Meratus.

Pohon durian mantuala sekilas tidak berbeda dengan pohon durian lainnya. Kecuali bila dilihat lebih dekat, perpedaan itu ada di daunnya. “Diameter daunnya lebih lebar. Sekali berbuah bisa ratusan biji,” kata warga Desa Papagaran dari Kecamatan Hantakan, Nopi Abadi.

Buah durian mantuala dijual di beberapa lapak. Namun agak sulit menemukannya. Terakhir penulis mencicipi buah ini di wilayah Hantakan. Buah ini dijual perbiji seharga Rp40 ribu sampai Rp50 ribu. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kalsel