Longsor kembali terjadi di Km 171 Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Kondisi jalan kian membahayakan untuk dilewati.
****
BATULICIN – Longsor di Km 171 Desa Satui Barat itu kembali terjadi Rabu (28/2) malam. Penyebabnya curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tanah Bumbu dalam beberapa waktu terakhir. Material ambrol membuat badan jalan semakin sempit. Meski tidak ada korban, jalan longsor itu kian membahayakan pengguna jalan.
Dalam sebuah video pascalongsor Kamis (29/2) pagi, tampak pengendara roda dua masih melintas Km 171 secara perlahan. Di sisi pengendara, jurang menganga lebar.
Bekas longsor terlihat jelas. Jalan berlubangnya tergenang air. Licin. “Kalau hujan lagi, mungkin bisa longsor susulan,” kata seorang pria dalam video. Kapolsek Satui, AKP Hardaya mengonfirmasi longsor susulan terjadi sekitar jam 22.20 Wita. Sisa jalan yang biasa dilalui pengendara motor juga parah. Areanya rendah, mudah tergenang air.
"Pengendara biasanya berhenti di situ," ungkap AKP Hardaya sambil memperlihatkan fotonya berdiri di area rendah tersebut, Kamis (29/2).
Ia bilang, Km 171 akan ditutup total dalam waktu dekat untuk perbaikan oleh PT Arutmin Indonesia. Penutupan ini akan berlaku untuk semua jenis kendaraan, termasuk pengendara motor.
Semua jenis kendaraan nanti melawati jalur alternatif di Km 170–171. Saat ini, sosialisasi kepada masyarakat masih berlangsung.
Sebelum penutupan total, perusahaan diminta memperbaiki jalur alternatif. Seperti penambalan lubang jalan, memasang penerangan jalan, dan memasang rambu-rambu lalu lintas. Ini untuk menjamin keamanan pengguna jalan. “Kalau sudah layak, baru kita tutup total,” ucapnya.
Hardaya mengimbau kepada pengguna jalan secara umum untuk berhati-hati, terutama dengan kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini. Pihaknya akan terus memantau dan mengedukasi masyarakat di lapangan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama proses transisi.
"Jadi mohon bersabar kepada semua pihak. Jika sarana dan prasarana dari perusahaan sudah terpenuhi sesuai standar, jalur alternatif akan segera dioperasionalkan," tukasnya.
Kepala Kantor PT Arutmin Indonesia Banjarbaru, Dhangku Putra Wijaya Purwanto membenarkan pihaknya bakal memperbaiki Km 171 dalam waktu dekat. Begitu juga dengan jalur alternatif.
“Kami memang berkomitmen untuk membantu, tapi mungkin tidak bisa memenuhi semua permintaan. Untuk perbaikan jalan dan rambu-rambu masih bisa didiskusikan,” katanya, Kamis (29/2) malam.
Dhangku menegaskan, perbaikan lereng di Km 171 merupakan bentuk kontribusi, sebenarnya bukan tanggung jawab perusahaan. Kontribusi ini dilakukan sesuai arahan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara. “Kami kan dalam rangka membantu. Perbaikan jalur alternatif juga sifatnya continue. Bukan sebagai syarat menimbun lereng itu,” tekannya.
Sebelumnya, Km 171 yang longsor sejak 2022, akhirnya menemui titik terang. PT Arutmin Indonesia dengan melibatkan konsultan Geotech telah merumuskan metode "couture wide" untuk mereklamasi lubang longsor. Metode ini akan menimbun lubang longsor dengan material tanah khusus, dan akan menelan biaya sekitar Rp48 miliar. (*)
Kilas Balik Longsor Km 171
- Rabu 28 September 2022, longsor terjadi di jalan nasional Km 171, Satui, Tanah Bumbu.
- Longsor susulan terjadi pada 7 dan 16 Oktober 2022 yang membuat seluruh badan jalan ambles.
- DPRD Kalsel memanggil pihak perusahaan (PT Arutmin dan PT MJAB) pada Oktober 2022. Kedua perusahaan mengaku tak melakukan aktivitas pertambangan di area longsor.
- Pemkab Tanah Bumbu mengalihkan arus mobil dan truk ke jalur alternatif. Melewati WIUPK PT Arutmin Indonesia. Jalur itu mulai difungsikan pada 30 Oktober 2022.
- 3 Februari 2023, seorang pemotor asal Tanah Laut bernama Abdul Hamid tergelincir dan terjatuh ke lubang tambang.
- Dalam siaran pers tanggal 25 Mei 2023, Plt Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Rida Mulyana menduga longsor Km 171 dipicu aktivitas tambang batu bara ilegal.
- Komisi III DPRD Kalsel mendatangi Kementerian ESDM pada 7 Juli 2023, mempertanyakan penanganan. Namun tak mendapat kepastian.
- Cawapres 02, Gibran Rakabuming Raka, angkat suara terkait persoalan Km 171 usai debat keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024) malam.
- Longsor di Km 171 kembali terjadi Rabu (28/2) malam. Material ambrol membuat badan jalan semakin sempit.