Dua ekor kambing jawara tahun lalu, diberi nama Si Bledek dan Si Guntur kembali tampil bersama ratusan kambing lainnya di Kontes Kambing 2024, Sabtu (2/3).
Kontes itu digelar di Pasar Abadi, Jalan Abadi III, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru. Sumaryono, pemilik Si Guntur dan Si Bledek mengatakan bahwa usia dua kambingnya itu sudah hampir empat tahun. "Setiap tahun dua kambing ini selalu juara di kelas impor," katanya.
Selain dua kambing andalannya itu, ia mengaku, total menurunkan 11 kambing dalam kontes tersebut. "Ini usianya rata-rata sudah hampir empat tahun dan memang dapat juara terus di kelas impor. Bahkan kini kalau dijual sudah lebih dari Rp 30 juta per ekor," ujar Sumaryono.
Ia mengungkapkan, kualitas kambing yang dimilikinya punya keunggulan bobot dan badan yang besar. Kontestan lain, Supriyono dari Manggala Farm menyampaikan dirinya mengikutkan kambingnya di kategori Jantan PE Kelas A. "Sudah disiapkan selama 1 tahun setengah, mulai dari kecil. Perawatannya juga mandiri," ucapnya.
Supriyono mengaku selama dirinya memelihara kambing tersebut, pernah mau dibeli orang, tapi ia tolak. "Sempat ditawar hampir 10 juta, tapi saya tolak karena memang disiapkan untuk lomba," akunya.
Kontes kambing 2024, yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru ini memperebutkan piala Wali Kota Banjarbaru dan diikuti 185 peserta se-Kalimantan.
Lomba ini, memperebutkan total hadiah Rp 37 juta dari tujuh kategori. Yakni, kelas Favorite Wali kota Banjarbaru, PE Jantan Kelas B & A, PE Jantan Kelas D & C, PE Jantan Kelas E, PE Betina Kelas A, B, C; Kelas Import, serta Kelas Bebas Lokal Jawarandu dan Kacang.
Namun siapa saja juaranya pada tahun ini, DKP3 Banjarbaru kemarin (5/3) belum memberikan list para pemenang. (*)
Editor : Indra Zakaria