Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Menanti Jembatan Gantung Sungai Andai Seharga Rp26 Miliar

Wahyu Ramadhan • Kamis, 18 April 2024 - 18:45 WIB
SYAFIQ HUWAIDA, Kabid Jembatan PUPR Banjarmasin
SYAFIQ HUWAIDA, Kabid Jembatan PUPR Banjarmasin

Jembatan gantung seharga Rp26 miliar ini akan menghubungkan antara kawasan Sungai Andai dengan Cemara Ujung.

 

     ***
BANJARMASIN - Macet memang bikin jengkel dan pusing. Contoh kawasan yang kerap macet itu simpang empat Sundai alias Sungai Andai di Banjarmasin Utara. Guna mengurai kemacetan di sana, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin berencana membangun sebuah jembatan alternatif. 

Desainnya berupa jembatan gantung. Panjang bentang 80 meter. Menghubungkan kawasan Sungai Andai dan Cemara Ujung. Pembangunan dimulai awal Juli 2024 nanti. Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah memastikan lahannya telah tersedia. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp26 miliar. 

"Tidak termasuk anggaran pembebasan lahan ya," ujarnya, Selasa (16/4).Tidak banyak yang dibebaskan, sebab sebagian lahan sudah tersedia. Di sisi Sungai Andai, ada lahan fasum yang telah diserahkan pihak perumahan kepada pemko. Sementara di sisi Cemara Ujung, pembebasan lahannya sedang diproses.

"Untuk pengerjaan tahap awal digelontorkan Rp12,6 miliar. Sisanya di APBD Perubahan," jelas Suri. Terkait teknis proyek, Kepala Bidang Jembatan PUPR Banjarmasin, Syafiq Huwaida menambahkan, jembatan gantung itu hanya bisa dilewati roda dua atau sepeda motor.

Sedangkan roda empat, hanya ambulans dan damkar saja yang boleh melintas. "Hanya yang bersifat emergency alias darurat," ucapnya. "Jadi perlu ditekankan, penggunaan jembatan gantung itu hanya untuk roda dua," tekannya. Pada tahap pertama, dibangun jalan, konstruksi jembatan pendekat, dan abutmen. "Sedangkan di tahap kedua, pemasangan kabel jembatan gantungnya," jelasnya.

Untuk persiapan proyek, PUPR telah menunjuk pengawas konstruksi. "Kami perkirakan sudah teken kontrak pada awal Juli mendatang," tutupnya. (*)

 
 
 
Editor : Indra Zakaria