Ada Buaya di Pelambuan Banjarmasin? Dua Hari Diburu Masih Belum Ketemu
Wahyu Ramadhan• 2024-05-06 15:10:00
PERANGKAP: Warga Gang Safari, Ardiani memasang perangkap buaya di sungai dekat rumahnya. (FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN)
Buaya di Sungai Pelambuan, Banjarmasin Barat ini benar-benar merepotkan. Memasuki hari kedua pencarian, Ahad (5/5), hasilnya masih nihil. Tak hanya Tim Animal Rescue Banjarmasin yang memasang perangkap. Warga Gang Safari, Ardiani juga bergabung dalam pencarian buaya sepanjang 1,5 meter itu.
Jika Animal Rescue menggunakan umpan berupa seekor ayam dan anak bebek yang dijerat ke tali, maka Ardiani membuat perangkap yang lebih canggih. Nelayan 60 tahun itu membuat perangkap apung berbentuk kubus. Keempat sisinya dipasangi jerat simpul dari tali marlon lima belas lapis. Untuk menarik perhatian si buaya, di atas perangkap ditaruh seekor burung dara.
"Dari arah mana saja buaya itu coba menerkam, saya yakin dia bakal terjerat," kata Ardiani kepada Radar Banjarmasin. Jerat tali marlon itu kuat. Bisa menahan beban sepikul (62,5 kg)," tambahnya dengan percaya diri.
Perangkap itu dibuat Ardiani pada Sabtu (4/5) malam. Dipasang seusai salat subuh. Bila perangkap itu diseret buaya yang menyelam ke dasar sungai, Ardiani telah mengantisipasinya. Jeriken kosong yang terhubung ke perangkap itu akan mengapung dan memberi tahu di mana lokasi buaya. "Jeriken kosong itu tidak mungkin tenggelam," tegasnya. Sampai siang kemarin, buaya itu sudah sebelas kali muncul. Nongol beberapa detik, lalu menyelam lagi. Beberapa kali mendekati perangkap, tapi tidak termakan umpan.
Sulit untuk melihat keberadaannya dengan mata telanjang di air sungai yang kecokelatan itu. Sungai ini berada di antara Gang Safari RT 59 dan Gang Perjuangan RT 43. Ketua RT 43, Syamsuri Arsyad berencana memasang spanduk larangan berenang. "Buat anak-anak yang kerap bermain, mandi atau berenang di sungai, sebaiknya jangan dulu," ujarnya.
Pencarian ini membangkitkan kenangan lama Syamsuri. "Dahulu sekali di sini memang ada buaya. Ketika saya masih kecil," ungkapnya.
Personel Animal Rescue, Andy Putera menegaskan timnya tidak akan menyerah. "Bila belum berhasil, kami tidak akan berhenti mencari," tegasnya. Rencana selanjutnya, akan dipasang perangkap khusus untuk buaya. Lalu, memangkas tanaman liar di pinggiran sungai untuk memudahkan pengintaian. "Keberadaannya masih terus kami pantau," kata pegawai BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Banjarmasin itu. (*)