Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Serius Bangun Bendungan Riam Kiwa, BWS Kalimantan III dan Konsultan Terjunkan Tim Survey

Fauzan Ridhani • 2024-07-17 18:00:00
PANTAU LANGSUNG:Tim Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III melakukan survey lokasi pembangunan Bendungan Riam Kiwa di wilayah Desa Angkipih, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, April lalu.
PANTAU LANGSUNG:Tim Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III melakukan survey lokasi pembangunan Bendungan Riam Kiwa di wilayah Desa Angkipih, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, April lalu.

 

Guna mewujudkan keseriusan Pemerintah dalam membangun bendungan Riam Kiwa, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III melakukan survey lokasi bersama konsultan. Kegiatan ini dilaksanakan pada April lalu di sekitar areal yang bakal dibangun bendungan Riam Kiwa. Yakni, di Desa Angkipih, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar. Pihak BWS Kalimantan III memaparkan spesifikasi Teknis Bendungan Riam Kiwa. Yakni, area genangan seluas 654,04 hektar dan volume tampungan total 90,51 juta meter kubik. 

Untuk Tubuh Bendungan bertipe urugan batu inti tegak dengan tinggi 51 meter, lebar puncak 8 meter, dan panjang puncak 490 meter. Kemudian, Bendungan Riam Kiwa juga dilengkapi lima buah _Saddle Dam_ atau Bendungan Pelana dengan tipe timbunan tanah random. Bendungan ini nantinya akan memiliki Spilway tipe pintu sebanyak lima buah dengan diameter 5x6 meter dan panjang 425 meter.

Selain itu, juga dilengkapi dengan terowongan pengelak bertipe Tapal Kuda dengan diameter 5x6 meter dan panjang 425 meter yang mampu mengalirkan air dengan kapasitas 301 meter kubik per detik. 

Bendungan Riam Kiwa nantinya memiliki banyak fungsi. Antara lain, mampu mereduksi banjir di sekitar Kota Martapura dengan kisaran 225,8 meter kubik per detik. 

Kemudian, juga berpotensi sebagai penghasil air baku untuk wilayah Kabupaten Banjar sebanyak 4500 liter per detik.

Serta, potensi irigasi untuk 1800 hektar lahan pertanian dan potensi tenaga listrik sebesar 6 mega watt, hingga potensi objek wisata baru. (*)

 
 
Editor : Indra Zakaria
#Riam Kiwa #Riam Kanan