Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Gelombang Arus Balik Pecah! Bandara Syamsudin Noor Bersiap Tampung 12 Ribu Penumpang

Redaksi Prokal • Rabu, 25 Maret 2026 - 19:15 WIB

Suasana keberangkatan di Bandara Internasional Syamsudin Noor. (SHEILLA /RADAR BANJARMASIN)
Suasana keberangkatan di Bandara Internasional Syamsudin Noor. (SHEILLA /RADAR BANJARMASIN)

BANJARBARU – Pergerakan penumpang di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan seiring berakhirnya perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Pada Selasa (24/3), jumlah penumpang yang datang maupun berangkat melalui gerbang udara Kalimantan Selatan ini diperkirakan menembus angka lebih dari 12 ribu orang dalam satu hari.

Branch Communication & CSR Department Head Bandara Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, mengungkapkan bahwa titik tertinggi kepadatan atau puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang harian diperkirakan melonjak hingga mencapai 12.716 orang yang dilayani melalui puluhan pergerakan pesawat.

Data operasional mencatat bahwa selama dua hari Lebaran pada 21 hingga 22 Maret lalu, bandara telah melayani total 12.958 penumpang. Rinciannya, pada hari pertama tercatat sebanyak 6.139 penumpang, sementara pada hari kedua meningkat menjadi 6.819 orang. Secara kumulatif, sejak masa angkutan Lebaran dimulai pada H-8 hingga hari raya, total masyarakat yang melintasi bandara ini sudah mencapai 91.781 orang dengan total 860 pergerakan pesawat.

Guna mengantisipasi lonjakan arus balik yang terus meningkat, pihak otoritas bandara bersama sejumlah maskapai telah mengambil langkah strategis dengan mengoperasikan sedikitnya 52 penerbangan tambahan (extra flight). Kehadiran penerbangan tambahan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan di terminal serta memberikan kenyamanan ekstra bagi para pemudik yang hendak kembali ke daerah perantauan.

Pihak manajemen bandara juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk tiba di bandara lebih awal dari jadwal keberangkatan. Hal ini dinilai penting guna menghindari antrean panjang di area terminal, terutama saat memasuki periode puncak arus balik nanti. Sinergi antara kesiapan armada dan kedisiplinan penumpang diharapkan dapat menjaga kelancaran operasional bandara di tengah tingginya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran. (*)

Editor : Indra Zakaria