Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Magnet Wisata Bumi Saijaan: Kotabaru Sedot 44 Ribu Pengunjung, Pantai Gedambaan Jadi Primadona Utama

Redaksi Prokal • Kamis, 26 Maret 2026 - 19:05 WIB

KEREN: Suasana liburan masyarakat di salah satu tempat wisata di Kotabaru. (Disparpora Kotabaru untuk Radar Banjarmasin)
KEREN: Suasana liburan masyarakat di salah satu tempat wisata di Kotabaru. (Disparpora Kotabaru untuk Radar Banjarmasin)

 

KOTABARU – Sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru menunjukkan taji luar biasa sepanjang libur Lebaran 1447 Hijriah. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, gelombang kunjungan wisatawan ke "Bumi Saijaan" menembus angka fantastis, yakni 44.386 orang dalam kurun waktu sepekan terakhir (19–25 Maret 2026). Angka ini menjadi sinyalemen kuat bahwa Kotabaru kian mengukuhkan posisinya sebagai destinasi liburan favorit di Kalimantan Selatan.

Pantai Gedambaan keluar sebagai pemenang dalam perburuan kunjungan wisatawan tahun ini. Destinasi pesisir yang ikonik ini berhasil menarik 11.467 pengunjung, di mana pada puncak akhir pekan saja, jumlah pelancong mampu menembus angka 4.000 orang dalam sehari. Tak kalah memukau, "surga tersembunyi" Teluk Tamiang menempati urutan kedua dengan total 8.180 kunjungan, disusul ketat oleh kawasan Siring Laut yang tetap menjadi magnet di pusat kota dengan 8.041 pengunjung.

Kepala UPT Wisata Disparpora Kotabaru, Dian Lasmono, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini merata di berbagai segmen wisata. Di zona ketinggian, Bukit Mamake tampil impresif dengan 7.235 kunjungan berkat daya tarik panorama alam dan spot foto kekiniannya. Sementara itu, wisata minat khusus dan religi juga tetap diminati; mulai dari Goa Lowo yang menarik 3.207 pengunjung, hingga Makam Raja-Raja Pulau Laut yang tetap menjadi tujuan ziarah bagi ratusan peziarah.

Lonjakan kunjungan ini tidak hanya menjadi catatan statistik semata, namun memberikan dampak domino bagi perputaran ekonomi kreatif di daerah. Tingginya antusiasme masyarakat untuk berwisata ke objek-objek seperti Tumpang Dua, Teluk Aru, hingga Hutan Meranti membuktikan bahwa diversifikasi objek wisata yang dilakukan pemerintah daerah mulai membuahkan hasil. "Data ini menjadi bukti nyata bahwa Kotabaru masih memiliki daya tarik pariwisata yang sangat kuat dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan," pungkas Dian. (*)

Editor : Indra Zakaria