Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pemkot Fokus Tangani Covid-19, Siapkan Anggaran Belanja Tidak Terduga

sastro-Sastro Radar Sampit • Selasa, 1 September 2020 - 16:58 WIB
TERUS BERGERAK : Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah turun langsung mengingatkan warga tentang pentingnya protokol kesehatan dalam menekan angka penyebaran virus korona.(IST/HUMAS PEMKOT)
TERUS BERGERAK : Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah turun langsung mengingatkan warga tentang pentingnya protokol kesehatan dalam menekan angka penyebaran virus korona.(IST/HUMAS PEMKOT)

PALANGKA RAYA - Tekad menekan penyebaran pandemi virus korona tidak berhenti hingga Kota Palangka Raya kembali ke zona hijau. Pemerintah Kota tetap mengajak masyarakat untuk bersama-sama menerapkan protokol kesehatan.

Pemko Palangka Raya memprioritaskan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) fokus untuk penanganan Covid-19.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah mengatakan, hal tersebut sebagai langkah nyata kebijakan mempercepat penanganan sekaligus menekan angka sebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya.

“Penggunaan anggaran BTT, dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Jadi untuk saat ini anggaran BTT digunakan oleh Satuan Tugas (Satgas)  Covid-19 Kota Palangka Raya dan empat instansi teknis yang ditunjuk untuk melaksanakan program pemulihan ekonomi yang saat ini masih terus berjalan. Semoga bisa menekan penyebaran dan bisa kembali ke zona hijau,” ujar Umi.

Kata Umi, anggaran BTT tersebut nantinya digunakan untuk penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan optimalisasi pelaksanaan serta penyediaan jaringan pengaman sosial.

BTT bersumber dari rasionalisasi anggaran yang dilakukan Pemko kepada seluruh SOPD. Dari hasil rasionalisasi dikumpulkan dan dialokasikan untuk anggaran BTT.

“Ayo kita terapkan protokol kesehatan,pemerintah terus melakukan langkah strategis untuk menekan pandemi. Maka itu juga harus diikuti masyarakat untuk sama-sama berkomitmen menerapkan protokol dan  anjuran pemerintah. Ingat itu semua demi kebaikan bersama, tak hanya pemerintah tapi juga masyarakat,” kata Umi mengingatkan.

Umi menambahkan, tujuan rasionalisasi anggaran yang dilakukan pemko  kepada seluruh OPD, tidak lain untuk menambah mata anggaran BTT yang notabene menjadi sumber utama pendanaan penanganan pandemi covid-19 di Kota Palangka Raya.

Namun tetap masih melakukan serangkaian upaya-upaya dan progres terhadap penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

 “Diharapkan   BTT digunakan dengan baik, bijak dan tepat sasaan sesuai kebutuhan operasional kegiatan sehari-hari Satgas Covid-19 dan program-program penunjang yang lainnya. Semoga bisa menekan angka terpapar, dan wabah Covid-19 segera berlalu,” pungkasnya. (daq/fm)

 

Editor : sastro-Sastro Radar Sampit
#virus corona #palangkaraya