Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lama Tak Dihuni, Rumah Kosong di Desa Matabu Terbakar

sastro-Sastro Radar Sampit • Jumat, 25 Desember 2020 - 17:37 WIB
KEBAKARAN : Regu damkar memadamkan api yang membakar satu rumah di Desa Matabu RT 02, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Rabu (23/12) malam.(IST/RADAR SAMPIT)
KEBAKARAN : Regu damkar memadamkan api yang membakar satu rumah di Desa Matabu RT 02, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Rabu (23/12) malam.(IST/RADAR SAMPIT)

TAMIANG LAYANG - Satu rumah yang sudah lama tidak dihuni oleh pemilik Saiful Rahman di Desa Matabu RT 02 Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Rabu (23/12) ludes terbakar.

Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB malam. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik (korsleting), dikarenakan rumah kosong tersebut masih tersambung aliran listrik dari rumah orang tua korban.

"Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api yang menghanguskan rumah dengan konstruksi kayu itu," ucap Afandi di Tamiang Layang.

Menurutnya, petugas damkar melokalisir kebakaran, sehingga api tidak merembet ke rumah-rumah lainnya, hanya satu rumah kosong yang hangus. Proses pemadaman api selesai sekitar pukul 20.15 WIB.

"Dari keterangan saksi mata, awalnya melihat api berasal dari belakang rumah, warga memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu regu damkar datang, tak banyak barang yang dapat diselamatkan," tuturnya.

Afandi menyebutkan, kebakaran yang menimpa rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter tersebut menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp 15 juta.

"Untuk penyebab kebakaran sementara diduga akibat arus pendek listrik," ujarnya.

Menurut Afandi, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pasalnya rumah yang terbakar sudah lama tidak ditempati oleh pemiliknya.
“Rumah yang terbakar adalah rumah kosong, lama tidak dihuni pemiliknya, selama 1 tahun. Jadi gak ada korban," pungkasnya. (apr/fm)

 

 

Editor : sastro-Sastro Radar Sampit
#TAMIANG LAYANG #kebakaran