PALANGKA RAYA-Sugianto Sabran resmi terpilih kembali sebagai gubernur untuk kedua kalinya. Gubernur petahana ini baru saja ditetapkan sebagai gubernur terpilih bersama wakilnya Edy Pratowo. Keduanya ditetapkan dalam rapat pleno yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, (19/2).
Sugianto-Edy akan memimpin Kalteng untuk periode 2021-2024. Penetapan yang digelar tanpa dihadiri oleh pasangan Ben-Ujang. Usai ditetapkan kembali sebagai orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai, Sugianto Sabran mengucapkan syukur kepada Allah Swt atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Kalteng.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI, Polri, pihak terkat lainnya, serta masyarakat Kalteng yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pilkada pada 9 Desember 2020 lalu sehingga berjalan aman, lancar, tertib, dan damai," katanya didampingi H Edy Pratowo.
Rangkaian tahapan pelaksanaan pilkada telah dilalui dengan baik, mulai dari penetapan calon, kampanye, pencoblosan, hingga penetapan paslon pemenang melalui pleno terbuka.
"Sekarang yang ada adalah bekerja dalam bingkai persatuan dan kesatuan huma betang, tidak ada lagi pasangan calon 01 dan 02, tapi kita semua adalah masyarakat Kalteng," tegas Sugianto Sabran.
Ke depan pihaknya akan fokus menuntaskan visi dan misi yang telah disusun untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat demi mewujudkan Kalteng yang BERKAH (bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis).
"Karena saat ini saya masih sebagai petahana, maka akan tetap melanjutkan tugas dan amanah masyarakat bersama Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya sampai tanggal 25 Mei 2021 nanti," tutupnya.
Ditemui usai acara penetapan, Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim mengatakan, sebagaimana ketentuan KPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, maka setelah menerima putusan resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK), paling lambat lima hari sesudahnya harus memutuskan penetapan.
"Kami pun sudah menerima surat putusan MK sejak 16 Februari. Kami putuskan melaksankan penetapan pasangan calon terpilih pada hari ini," tegas Harmain.
KPU juga mengundang semua pihak terkait sesuai tertuang dalam PKPU, meliputi pasangan calon, parpol pengusung, parpol pendukung, Bawaslu, dan pihak terkait lainnya.
"Hari ini yang hadir hanya pasangan calon 02 yaitu H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo, kepada pasangan 01 Ben Brahim S Bahat dan H Ujang Iskandar sudah kami sampaikan undangan, tetapi yang hadir hanya satu partai politik pengusung, sementara paslon 01 tidak hadir," tuturnya.
Harmain menyebut bahwa pada dasarnya tak menjadi masalah jika terdapat pihak yang tak hadir. Ia memastikan bahwa KPU sudah menyampaikan undangan.
"Sehingga kami tetap laksanakan rapat pleno dan dianggap sah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," tegas pria yang pernah menjabat komisioner KPU Kota Palangka Raya itu.
Merujuk pada Surat Keputusan KPU tentang Penetapan Calon Terpilih, maka wajib diserahkan kepada DPRD untuk diproses lebih lanjut.
"DPRD Kalteng akan segera mengurus proses pelantikan, karena merupakan ranah pemerintah yaitu Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. DPRD Kalteng yang akan menyampaikan proses kepada pemerintah pusat," jelasnya.
Dengan adanya penetapan pemenang Pilkada Kalteng, maka tugas KPU sudah selesai. Langkah selanjutnya adalah evaluasi atas pelaksanaan pilkada.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kalteng H Ahmad Diran mengapresiasi hasil keputusan MK dan penetapan paslon yang digelar kemarin.
"Kami berharap semua pihak bersama-sama mendukung program kerja yang akan dijalankan Sugianto-Edy ke depan, agar Kalteng makin maju dan tambah BERKAH," ungkap pria yang pernah menjabat Wakil Gubernur Kalteng.
Di tangan kedua tokoh itu, Diran berharap akan terwujud harapan semua masyarakat Kalteng, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, SDA, SDM, dan lainnya.
Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng H Agustiar Sabran juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kalteng yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan pilkada beberapa waktu lalu sehingga berjalan lancar dan damai.
“Kepada para pendukung dan simpatisan, tetap jaga suasana kondusif, mari kita sikapi secara arif kemenangan ini, bukan hanya untuk kita tapi untuk masyarakat Kalteng seluruhnya tanpa terkecuali, saatnya kita bergandengan tangan untuk membangun Kalteng yang makin BERKAH,” kata anggota Komisi III DPR RI dari dapil Kalteng ini.
Senada disampaikan Ketua Tanfidziyah PWNU Kalteng HM Wahyudie F Dirun. Ia mengungkapkan bahwa nahdiyin Kalteng ikut bergembira atas kemenangan H Sugianto Sabran dan Edy Pratowo. Dengan adanya penolakan gugatan oleh MK, artinya pesta demokrasi sudah selesai.
“Kalau begitu maka mari sudahi dan bergandeng tangan menuju Kalteng yang lebih baik dan makin BERKAH, yang menang jangan jemawa, yang kalah jangan nelangsa,” ucapnya.
Dalam sebuah pesta demokrasi, lanjut HM Wahyudie F Dirun, kalah menang adalah hal biasa. Pilkada menjadi momentum pendewasaan diri dalam berpolitik.
“Kita semua saudara, sama-sama anak Dayak yang sudah dipercaya membangun Bumi Tambun Bungai, karena pertandingannya sudah selesai, maka berilah kesempatan kepada pemenang untuk melaksanakan tugas sesuai janji-janjinya, semoga Allah Swt memudahkan kita semua,” tambahnya.
Ucapan selamat juga datang dari Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia yang mewakili civitas akademika UPR.
"Semoga amanah masyarakat Kalteng dilaksanakan dengan tulus ikhlas, sehingga Kalteng BERKAH benar-benar nyata dirasakan oleh masyarakat Kalteng," tuturnya.
Senada disampaikan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya Khairil Anwar. "Mudah-mudahan Sugianto dan Edy dimudahkan dan dikuatkan dalam menjalankan amanah menjadi kepala daerah di Kalteng ini," katanya saat dibincangi, Jumat (19/2).
Diungkapkannya, amanah yang diemban Sugianto-Edy sangatlah berat, karena harus bisa membawa Kalteng jadi lebih sejahtera ke depan. Pihaknya berharap pasangan Sugianto-Edy benar-benar memperhatikan masyarakat Kalteng dan membawa perubahaan.
"Kami dari akademisi tentu berharap ada perhatian untuk bidang pendidikan supaya kualitasnya lebih baik lagi bahkan sejajar dengan pendidikan di daerah luar Kalteng," pintanya.
Saat ini IAIN Palangka Raya sedang berproses menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Karena itu pihaknya meminta dukungan penuh pemerintah daerah. "Harapan kami, bantuan pendidikan berupa beasiswa terus diberikan, seperti beasiswa Kalteng BERKAH yang sudah berjalan selama periode pertama," ucap rektor yang juga menjabat Ketua Umum MUI Kalteng ini.
Ia berharap perdamaian dan kerukunan di Bumi Tambun Bungai pasca pilkada tetap terjaga. Semua elemen masyarakat diajak bergandengan tangan membangun Kalteng bersama-sama. "Kami juga berharap jika ada acara keagamaan apa pun, kepala daerah bisa hadir, karena hal itu penting untuk menjaga kerukunan antaragama," katanya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Sonedi juga menyampaikan ucapkan selamat atas penetapan Sugianto Sabran dan Edy Pratowo sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih.
"Semoga bisa membawa Kalteng makin BERKAH sesuai dengan teksline pasangan ini, semoga amanah dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin Kalteng," katanya.
Terpisah, Ketua Majelis Besar Pertimbangan Agama Hindu Kaharingan Pusat Palangka Raya Lewis KDR juga menyampaikan selamat dan sukses kepada gubernur dan wakil gubernur terpilih. Ia berharap visi dan misi yang telah disampaikan pasangan ini betul-betul diwujudkan. "Sehingga Kalteng makin BERKAH dan selalu tercipta keadilan," ucapnya.
Sebagai tokoh Kaharingan, pihaknya meminta agar perhatian gubernur dan wakil gubernur untuk Kaharingan tetap ada sebagaimana yang berjalan selama ini. "Kami harap perhatian beliau dari segala bidang dapat ditingkatkan, kami juga berharap agar beliau (gubernur dan wagub, red) dapat menjalankan pemerintahan ini dengan baik," pungkasnya.
Uskup Palangka Raya Mgr Aloysius Sutrisna Atmaka MSF menyebut, hasil pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur H Sugianto sangat terlihat dari kemajuan infrastrutur di Bumi Tambun Bungai.
"Ada pembangunan jembatan dan jalan di Kobar, Barsel, dan tempat-tempat lainnya, ada pula kemajuan dalam usaha perekonomian khususnya untuk para petani, juga kesejahteraan di kalangan masyarakat seperti nelayan maupun para ASN," katanya kepada Kalteng Pos, Jumat (19/2).
Selaku pemimpin umat Katolik di Kalteng, ia berharap kemajuan pembangunan infrastuktur dan kesejahteraan masyarakat terus ditingkatkan pada periode mendatang, mewujudkan Kalteng yang makin BERKAH. (nue/abw/ce/ala)
Editor : izak-Indra Zakaria