Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gambut Masih Membara: Hujan Belum Mampu Padamkan Karhutla di Bapanggang Raya

Redaksi Prokal • 2026-02-01 09:05:03
Kebakaran lahan gambut di Kotim.
Kebakaran lahan gambut di Kotim.

SAMPIT – Upaya pemadaman kebakaran lahan rawa gambut di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, menghadapi tantangan berat. Meski wilayah Kota Sampit sempat diguyur hujan pada Kamis malam hingga Jumat sore, kobaran api di lahan seluas 8,5 hektare tersebut dilaporkan masih aktif merambat di bawah permukaan tanah.

Kebakaran yang mulai terdeteksi sejak Rabu sore ini awalnya dilaporkan berada di kawasan Jalan Sawit Raya KM 11, Desa Pelangsian. Namun, setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan pemeriksaan lapangan dan pemetaan ulang, lokasi titik api dipastikan berada di wilayah Desa Bapanggang Raya.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menjelaskan bahwa karakter lahan gambut membuat proses pemadaman menjadi ekstra sulit. Menurutnya, intensitas hujan yang turun beberapa waktu lalu belum cukup kuat untuk membasahi lapisan dalam gambut. Akibatnya, meskipun api di permukaan tampak mengecil, bara api di kedalaman rawa masih terus menjalar dan mengepulkan asap tebal yang berpotensi mengganggu kualitas udara.

Di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung, BPBD Kotim juga tetap menjalankan misi kemanusiaan lainnya. Tim distribusi air bersih terus bergerak untuk membantu warga di Kecamatan Teluk Sampit yang terdampak krisis air bersih.

Setelah sebelumnya menyalurkan 22.000 liter air untuk Desa Bagendang Permai, hari ini bantuan serupa sebanyak 22.000 liter kembali didistribusikan ke Desa Regei Lestari. Multazam menegaskan bahwa meskipun sempat terjadi hujan singkat, cadangan air bersih warga belum mencukupi sehingga suplai bantuan air bersih tetap menjadi prioritas untuk segera disalurkan sesuai permintaan masyarakat. (*)

Editor : Indra Zakaria