Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Magnet Pantai Ujung Pandaran: Wisatawan Membeludak, Penginapan Penuh Hingga Pengunjung Rela Berkemah

Redaksi Prokal • Rabu, 25 Maret 2026 - 16:45 WIB

WISATA ANDALAN: Pesona Pantai Ujung Pandaran, Teluk Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) masih menjadi tempat wisata favorit warga untuk berlibur bersama keluarga.
WISATA ANDALAN: Pesona Pantai Ujung Pandaran, Teluk Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) masih menjadi tempat wisata favorit warga untuk berlibur bersama keluarga.

 

SAMPIT – Pesona Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terbukti masih menjadi primadona selama libur Lebaran 1447 Hijriah. Sehari pasca-Idulfitri, kawasan pantai yang menghadap langsung ke Laut Jawa ini diserbu ribuan pengunjung yang ingin menghabiskan masa libur bersama keluarga.

Destinasi yang berjarak sekitar 85 kilometer dari Kota Sampit ini tidak hanya memikat warga lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan lintas kabupaten. Tercatat pengunjung datang jauh-jauh dari Seruyan, Kotawaringin Barat, Katingan, hingga Ibu Kota Provinsi, Palangka Raya. Tingginya animo masyarakat bahkan membuat fasilitas akomodasi di sekitar pantai terisi penuh.

Salah satu wisatawan asal Palangka Raya, Try, mengaku terpaksa mengubah rencana menginapnya karena seluruh kamar hotel dan vila sudah dipesan habis oleh pelancong lain. “Kami datang untuk liburan, tapi penginapan sudah penuh, jadi harus bermalam di tepi pantai menggunakan tenda,” ujarnya saat menikmati suasana pesisir.

Kawasan Ujung Pandaran sendiri menawarkan ragam fasilitas dengan rentang harga yang variatif, mulai dari penginapan sederhana seharga Rp100 ribu hingga resor eksklusif di atas Rp1 juta per malam. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan roda empat, pihak pengelola swasta mengenakan tarif masuk yang cukup terjangkau, berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp30 ribu.

Selain garis pantai yang luas, daya tarik utama kawasan ini adalah keberadaan objek wisata religi makam ulama Syekh Abu Hamid serta fenomena unik yang dikenal sebagai Air Terjun Merah. Potensi besar ini turut mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kotim, Langkap, yang meninjau langsung kondisi lapangan. Ia menilai ledakan kunjungan ini adalah sinyal positif bagi pengembangan ekonomi daerah.

“Minat wisata masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi peluang besar ke depan untuk terus dikembangkan agar fasilitasnya semakin mumpuni,” kata Langkap optimis.

Guna menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan, Polres Kotawaringin Timur bersama pemerintah daerah telah menyiagakan pos pengamanan terpadu di titik-titik strategis. Pos ini tidak hanya difungsikan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas yang padat, tetapi juga memberikan layanan pengamanan serta bantuan kesehatan bagi pengunjung yang membutuhkan selama masa libur panjang berlangsung. (*)

Editor : Indra Zakaria