PENAJAM- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara meningkatkan pengawasan hewan ternak yang masuk di daerah ini. Kebutuhan daging ayam dan sapi segar selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri mengalami peningkatan. Bahkan menutupi kebutuhan daging sapi, didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTB) dan Sulawesi Selatan (Sulsel). Karena jumlah persediaan sapi lokal hanya mampu memenuhi kebutuhan sekira 46 persen dan 54 persen didatangkan dari luar daerah.
Selain mengawasi lalu lintas pengiriman hewan antar daerah, Dinas Pertanian juga meningkatkan pengawasan di setiap rumah pemotongan hewan (RPH). “Pemeriksaan dan pengawasan rutin kami gelar. Tidak hanya ada momentum tertentu. Kalau bulan Ramadan pengawasan lebih ekstra. Jumlah pengiriman atau lalu lintas hewan lebih besar. Karena kebutuhan juga lebih besar dari hari biasa,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU Arief Murdiyatno pada media ini, kemarin (26/5).
Setiap hewan ternak yang masuk di PPU akan menjalani pemeriksaan terkebih dahulu untuk memastikan hewan tersebut terhindar dari penyakit. Arief menyatakan, hewan yang dibawa masuk suatu daerah harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yng dikeluarkan dokter hewan dari daerah asal hewan ternak tersebut.
“Syaratnya yang harus dipenuhi sebelum masuk PPU, hewan tersebut harus dipastikan sehat dengan bukti SKKH. Artinya, sapi tersebut telah divaksin dan dikarantina. Khusus sapi Bali memang harus dipastikan bebas penyakit jembrana,” tuturnya.
Pengawasan pergerakan hewan ternak dari suatu daerah ke daerah yang lain, kata Arief, lebih mudah dengan adanya sistem online. “SKKH sekarang mudah dikontrol. Karena tinggal dicek secara online apakah memang benar hewan tersebut berasal dari suatu daerah,” terangnya.
Kebutuhan daging sapi segar selama bulan puasa sampai lebaran sebanyak 33 ton atau setara 300 ekor sapi. Namun, persediaan di peternak lokal hanya 137 ekor sapid an selebihnya didatangkan dari luar daerah. “Bulan puasa ini kebutuhannya daging sapi sebanyak 33 ton atau 300 ekor sapi. Tapi yang tersedia di peternak kita hanya 137 ekor sapi atau setara 15 ton daging. Jadi, 163 ekor sapi atau atau setara 18 ton didatangkan dari luar,” tandasnya. (kad/cal)
Editor : adminbp-Admin Balpos