Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wabup Sambut Kunjungan Tim Penilai Eliminasi Malaria Kemenkes RI, Ajak Warga Jaga Pola Hidup dan Kebersihan

izak-Indra Zakaria • Rabu, 22 Maret 2023 - 17:15 WIB
MOMEN: Wabup Yohanes Avun abadikan momen bersama Tim Penilai Eliminasi Malaria Kemenkes RI di Kantor Setkab Mahulu, Kamis (16/3).
MOMEN: Wabup Yohanes Avun abadikan momen bersama Tim Penilai Eliminasi Malaria Kemenkes RI di Kantor Setkab Mahulu, Kamis (16/3).

UJOH BILANG - Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun menyambut kunjungan Tim Penilai Eliminasi Malaria Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Diskes Kaltim di ruang kerja Sekretaris Daerah Kantor Setkab Mahulu, Kamis (16/3).

Kedatangan tim penilai Eliminasi Malaria Kemenkes RI dalam rangka penanganan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Mahulu dalam mengeliminasi penyebaran penyakit malaria di tengah-tengah masyarakat.
Wabup menyatakan, Pemkab Mahulu melalui Dinas Kesehatan dan dinas terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan dinas lainnya serta masyarakat Mahulu, telah bersinergi dalam mengatasi permasalahan penyakit malaria selama ini. Meskipun dengan keterbatasan fasilitas kesehatan yang ada.

Selama beberapa tahun ini, Pemkab Mahulu melakukan berbagai upaya agar bebas malaria, seperti menggalakkan lingkungan bersih bagi di rumah masyarakat Mahulu, dengan program Jumat Bersih, yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. “Kita berharap ini tidak hanya dilakukan satu bulan sekali, namun tiap pekan sekali,” harap wabup.

Wabup juga berterima kasih dengan kedatangan Tim Penilai Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI dan Diskes Kaltim karena pada periode ini Mahulu mendapat kesempatan untuk dinilai, untuk memperoleh sertifikasi eliminasi malaria. Tentunya program ini sangat didukung Pemkab Mahulu.

Wabup juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Mahulu agar turut mendukung program pemerintah yang pada 2030 ditargetkan seluruh Indonesia sudah bebas dari penyakit malaria. “Selalu menjaga pola hidup sehat, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Jangan ada genangan air yang dijadikan sarang oleh nyamuk malaria,” ujar wabup.

Ditambahkan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Setyo Budi Basuki, harapannya nanti lebih banyak lagi, kabupaten di Kaltim, yang segera mendapatkan sertifikat eliminasi malaria. Sebab, saat ini di Kaltim baru empat kabupaten/kota yang memperoleh sertifikat eliminasi malaria yaitu Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Kukar. “Harapan kami, tahun ini Mahulu bisa menerima sertifikat tersebut, yang nantinya akan diselenggarakan di IKN,” ungkapnya. (Prokopim/aim/td/*/sya/rdh/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria
#ADV PEMKAB MAHULU