Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

BRGM Bersama TNI AU Jalin Kerjasama Dukungan Pelaksanaan Restorasi Gambut dan Percepatan Rehabilitasi Mangrove

Anggi Kaltimpost • Senin, 4 Maret 2024 - 14:53 WIB
Aspotdirga Kasau, Marsekal Muda TNI Andi Wijaya, Sekretaris BRGM RI, Ayu Dewi Utari, beserta tamu undangan melakukan penanaman mangrove bersama di Pantai Satrad Lanud Dhomber Balikpapan, Sabtu (2/3).
Aspotdirga Kasau, Marsekal Muda TNI Andi Wijaya, Sekretaris BRGM RI, Ayu Dewi Utari, beserta tamu undangan melakukan penanaman mangrove bersama di Pantai Satrad Lanud Dhomber Balikpapan, Sabtu (2/3).

BALIKPAPAN  - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama mengenai dukungan pelaksanaan restorasi gambut dan percepatan rehabilitasi mangrove dalam rangka menjaga ketahanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, di Pantai Satrad Lanud Dhomber Balikpapan, Sabtu (2/3).

Acara dihadiri oleh Sekretaris BRGM RI, Ayu Dewi Utari, Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau, Marsekal Muda TNI, Andi Wijaya, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Asnawati Safitri, Asisten I Tata Pemerintahan Setkot Balikpapan Zulkifli, serta tamu undangan dari TNI-Polri. Pada acara ini, penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Sekretaris BRGM RI, Ayu Dewi Utari, dan Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau, Marsekal Muda TNI, Andi Wijaya. Usai penandatangan, acara dilanjutkan dengan penukaran cinderamata dan juga penanaman mangrove di Pantai Satrad Lanud Dhomber Balikpapan.

“Jadi kerja sama dengan TNI AU ini, diawali di Indonesia dengan TNI. Betul-betul pertama kali. Pertama kali di Lanud Raden Sadjad Natuna, Kenapa? karena itu perbatasan negara. Dan untuk yang kedua, di Lanud Dhomber ini karena mendukung IKN. Kedepan nanti akan kita lanjutkan dengan lanud-lanud yang lain.” ujar Ayu Dewi kepada awak media.

Kegiatan ini selanjutnya juga akan dilakukan bersama TNI AD, TNI AL dan Kepolisian, masyarakat dan semua pihak atau instansi, dimana disepanjang pesisir teluk Balikpapan akan dilakukan penanaman mangrove.

“Kalimantan Timur itu target nya total lebih kurang 30ribu hektar sampai dengan tahun 2026. Jadi besar sekali targetnya. Ini karena kita melihat kondisi lokasi, jadi memang dengan TNI AU kita bekerjasama untuk penanaman di wilayah TNI AU. Yang pertama kita lakukan mungkin sekitar 3 hektar dulu, nanti kalau sudah jadi baru kita kembangkan bisa sampai 10 hingga 20 hektar untuk wilayah ini.” ungkap Ayu Dewi.

Selama tahun 2021-2024, BRGM bertugas dalam percepatan rehabilitasi ekosistem mangrove di Provinsi Kalimantan Timur yang merupakan salah satu wilayah kerja BRGM. Hingga tahun 2023, BRGM bersama masyarakat dan pemerintah setempat Provinsi Kaltim telah melakukan usaha pemulihan ekosistem mangrove seluas 7.405 hektar. Kegiatan rehabilitasi ekosistem mangrove yang dilakukan di area Pantai Satrad Lanud Dhomber Balikpapan ini menggunakan tanaman jenis Avicennia sp. dan Rhizophora sp.

Aspotdirga Kasau, Marsekal Muda TNI, Andi Wijaya mengatakan “ Kita menggandeng BRGM untuk melatih personil angkatan udara untuk mengamankan fasilitasnya dalam hal ini untuk mengurangi laju abrasi maka dilakukan penanaman mangrove. Diharapkan anggota kita punya pemahaman karena menanam mangrove tidak hanya sekedar menanam begitu saja. Bagaimana kita menanam bukan hanya sekedar seremonial, tapi memang benar-benar harus jadi dan bermanfaat.”

“ Kita bersama masyarakat dan instansi-instansi akan berkolaborasi. Kita juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya ekosistem mangrove. Aktivitas penanaman mangrove juga bermanfaat untuk aspek pertahanan, khususnya pertahanan pantai, mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan” tambahnya. (ang)

Editor : Indra Zakaria