Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Mantap, Diskominfo Berau Sudah Pasang Starlink di 10 Titik, Tahun Depan Minta 30 Titik Lagi    

Faroq Zamzami • 2024-11-01 08:54:16
PEMASANGAN: Tim Diskominfo Berau bersama vendor saat memasang alat Starlink di Maratua.
PEMASANGAN: Tim Diskominfo Berau bersama vendor saat memasang alat Starlink di Maratua.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau mulai memasang alat jaringan komunikasi internet berbasis satelit, Starlink.

Saat pemasangan ini, dari 10 titik, di Kampung Tabalar Ulu mendapatkan hambatan karena tidak menjangkau listrik.  

Kepala Bidang (Kabid) E Government, Diskominfo Berau, Rahmatia, satu titik baru akan dipasang dalam waktu dekat.

Sebab, sebelumnya satu titik terakhir yang rencananya dipasang di Kampung Tabalar Ulu, tidak memungkinkan karena kondisi medan yang tidak terjangkau akses listrik, menyebabkan pemasangan dipindah ke Kampung Payungpayung, Maratua. 

Pemasangan internet gratis untuk mengentaskan blankspot ini disambut baik oleh masyarakat. Pemasangan yang kebanyakan di fasiltias umum ini sangat membantu, terutama di sekolah-sekolah.

Dari tinjauan lapangan yang dilakukan beberapa waktu lalu, pemasangan di Teluk Sumbang disebut sangat membantu muris-murid SD di sana, karena akan ada ujian dalam waktu dekat.  

“Mulai Senin (28/10) jalan (dipasang). Kami fokuskan di sekolah, misalnya di Teluk Sumbang sekolahnya paling jauh ke atas, kita pasang Starlink sangat senang, karena membantu ujian,“ terangnya. 

Melihat capaian yang positif ini, Rahmatia membocorkan, bahwa pada 2025 mendatang, Diskominfo Berau akan ajukan pemasangan sebanyak 30 alat Starlink.

Kata Rahmatia, dalam satu alat bisa bercabang dua lokasi menggunakan fiber optik. Sehingga, satu titik, maksimal bisa menjadi tiga titik di suatu daerah.

Dengan demikian, pada 2025 mendatang, 30 alat selesai terpasang, paling banyak adalah 120 titik akan terakses internet, untuk wilayah blankspot.

“Program ke depan itu menambah 500 titik wifi gratis, sisanya yang Starlink,” paparnya. 

 Baca Juga: Di Berau, Segini Jumlah Peserta Seleksi CPNS yang Dinyatakan Lolos dan Bakal Ikuti SKD

Terpisah, Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menyebut pihaknya serius menangani permasalahan blankspot ini. Apalagi, ditambah teknologi baru Starlink, yang dirasa sangat membantu, menjangkau daerah-daerah yang blankspot, bisa terhubung dengan dunia melalui internet. 

Dirinya juga berharap, pemasangan Starlink ini, bisa dijaga bersama oleh masyarakat.

“Kita akan berusaha dengan maksimal, kita harap fasilitas ini juga dijaga bersama,” paparnya. 

Diketahui, Starlink menawarkan enam paket layanan yang bisa digunakan. Harganya pun beragam. Perangkat keras termurah dengan Rp 7,8 juta hingga yang termahal Rp 43,2 juta untuk tipe bergerak.

Langganan per bulan dimulai dari Rp 750 ribu hingga Rp 86,1 juta untuk paket kapal dan mobile darat. (sen)

Editor : Faroq Zamzami
#blankspot #maratua #berau #diskominfo #starlink