TENGGARONG – Tahun 2025 ini Pasar Ramadan Tenggarong kembali dipusatkan sekitar kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS). Bertajuk Lorong Pasar Ramadan, pasar ini mengalami ekspansi kawasan. Sehingga mengalami peningkatan pesat dalam partisipasi pedagang maupun pengunjungnya.
Lokasi Lorong Pasar Ramadan memutari Monumen Pancasila Tenggarong, yakni depan Masjid SAMS dan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Camat Tenggarong Sukono mengatakan keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah hari pertama pada Sabtu (1/3) kemarin sukses, semoga sampai penghujung ramadan bisa berjalan dengan baik dan perputaran ekonominya terasa,” ungkap Sukono, Senin (3/3).
Jelas Sukono, tahun 2025 ini ada 100 tenda yang dihadirkan panitia, satu tenda ini memiliki dua hingga hingga pedagang yang mengisinya. Pun dalam pasar ramadan ini melibatkan forum pedagang pasar ramadan yang dulu berdagang di Jalan S Parman dan Panjaitan serta IRMA Masjid SAMS yang merkoordinir sekitar 200 pedagang.
Memasuki tahun kedua Lorong Pasar Ramadan terpusat di satu lokasi. Tahun 2024 lalu perputaran ekonomi Lorong Pasar Ramadan mencapai Rp30 Miliar. Kini Sukono menargetkan perputarannya mencapai Rp 35 hingga 40 Miliar selama Ramadan 1446 Hijirah ini.
“Kami harap perputaran ekonomi pasar ini semakin meningkat, terutama bagi pedagang. Sehingga apa yang menjadi keinginan pemerintah dalam hal ini adalah mensejahterakan masyarakat ini bisa terwujud dengan baik,” harap Sukono. (adv/moe)
Editor : Indra Zakaria