Lingkungan yang bersih harus menjadi tanggung jawab bersama. Kebersihan lingkungan berawal dari keluarga dan lingkungan sekitar. Untuk mewujudkannya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan.
MEMBERSIHKAN parit di setiap rumah, merupakan instruksi Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dalam sambutannya selepas menyerahkan Piala Adipura. Menurut JK, penting untuk memberi contoh kepada masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan.
“Partisipasi masyarakat harus dikelola supaya untuk mencapai kebersihan secara menyeluruh,” kata Jusuf Kalla, Senin (14/1).
Salah satu bentuk partisipasi masyarakat yang dikelola pemerintah yakni setiap penduduk bertanggung jawab atas parit di depan rumahnya. Kata JK, pemerintah daerah bisa membuat peraturan daerah (perda) yang mengatur terkait sanksinya jika aturan tersebut tak diindahkan.
Ditemui terpisah, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, Bontang sudah menerapkan parit jadi tanggung jawab tiap-tiap rumah. “Saya sering sampaikan dengan program Jumat Bersih dan sudah ada perda-nya,” aku Neni.
Dalam perda juga diatur denda bagi masyarakat yang tidak mengelola kebersihan lingkungan atau parit depan rumahnya. “Tapi memang perda kami mandul dalam hal eksekusinya,” ujar dia.
Pun demikian, masih ada ketua RT yang peduli akan lingkungan sekitar dengan berinovasi dan mengajak supaya warganya tidak buang sampah ke sungai. “Ia (ketua RT) mau mengayomi warganya sambil mengimbau larangan buang sampah sembarangan,” pungkas Neni. (mga/kri/k8)
Editor : octa-Octa