BALIKPAPAN – Seorang pelanggan kartuHalo Telkomsel menjadi korban penipuan. Akibatnya, tagihan nomornya 081154405XX membengkak. Meski tak sampai Rp 500.000, namun Muhammad (42) ingin berbagi pengalamannya agar masyarakat tak jadi korban.
Modusnya, pelaku menghubungi melalui telepon kemudian memberi kabar gembira soal menang undian. Sabtu (20/1), sekitar pukul 20.28 Wita, handphone pria yang juga pengusaha kuliner itu berdering. Nomor pemanggilnya 081210195488.
Pria dengan logat suku tertentu mulai menyapa dan memberikan informasi, jika Muhammad terpilih menjadi pemenang undian utama dan berhak meraih sepeda motor. “Bapak tinggal pilih, mau Honda Beat atau Yamaha Nmax,” ujar Muhammad menceritakan pengalamannya. Sebenarnya, dirinya sudah sadar jika pria itu penipu. Namun, dia ingin lebih tahu lagi bagaimana pelaku beraksi.
Setelah disuruh memilih sepeda motor, pelaku mengatakan akan segera mengirim kendaraan ke rumah. Namun, sebelumnya untuk pendataan, korban diminta menyebutkan empat angka yang nantinya akan dikirim oleh Telkomsel melalui SMS.
“Memang muncul SMS dari Telkomsel,” tuturnya. Dia enggan menutup telepon dan diminta membaca SMS tersebut. Isi SMS itu, Anda akan membelikan Best Deal Internet dgn harga Rp 171.000 untuk nomor 6282177258354 di MyTelkomsel. Jangan berikan password Anda kpd orang lain! Password : 5275.
“Saya tak sadar memberikan empat angka password,” sesalnya. Setelah itu, baru dirinya sadar. Namun, si penelepon mengatakan, diminta mengirimkan password lagi setelah menerima SMS kedua.
“Ada lagi SMS masuk, disuruh sebutin angkanya, tapi saya salahkan angkanya,” terang Muhammad. Rupanya pelaku mengatakan jika angka yang diberikan salah. “Terus berulang, hingga akhirnya dia kesal dan menutup telepon,” tuturnya.
Meski menjadi korban, Muhammad berharap masyarakat tidak percaya jika menerima telepon dan meminta password. Pelaku memanfaatkan nomor pascabayar (kartuHalo) untuk membeli paket data internet berkali-kali ke beberapa nomor telepon. Menurut pria ramah ini, di tengah pembicaraan, penelepon kerap berbincang dengan rekannya. Selain itu, dari kejauhan terdengar bunyi ketikan papan ketik komputer.
Ternyata kode tersebut adalah sandi untuk bisa membeli data internet melalui aplikasi MyTelkomsel. Orang yang mengaku sebagai petugas operator seluler tersebut diduga awalnya memasukkan nomor telepon Muhammad ke aplikasi untuk membeli paket internet. Kemudian secara otomatis kode rahasia tersebut terkirim ke nomor Muhammad.
Setelah menutup teleponnya, Muhammad menghubungi 188, operator Telkomsel dan mengadukan kejadiannya. Customer Service Telkomsel membenarkan ada transaksi. Namun, dana tidak bisa dikembalikan dan masuk ke tagihan. (aim/rsh/k18)
Editor : wahyu-Wahyu KP