BALIKPAPAN - Banyak cara yang dilakukan Kelompok Pemilihan Pemungutan Suara (KPPS) untuk menarik minat masyarakat untuk mencoblos saat Pemilu 2019.
Berbagai atribut unik dibuat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan menggunakan pakaian seragam serentak hingga membuat TPS dengan janur yang dihiasi balon.
"TPS ini kami buat berbeda agar menjadi perhatian masyarakat sekitar untuk datang ke TPS," kata Ketua RT 51 sekaligus LPM Gunung Samarinda Halili Adi Negara kepada Balikpapan Pos, kemarin.
Dari 73 TPS di Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara. TPS unik sangat jarang dijumpai. Lain halnya dengan TPS 71 Gunung Samarinda yang memiliki TPS yang di buat cukup menarik dari perhatian warga untuk datang dan menyalurkan hak pilihnya.
Hal itu pun dilakukan semata untuk menarik perhatian dan minat mencoblos warganya demi kelancaran Pemilu serentak 2019. Seperti yang terjadi di RT 51 TPS 71 Gunung Samarinda. Dari pantauan Media Balikpapan Pos dilokasi, yang berada di dalam perkampungan tersebut menyembunyikan keunikan tersendiri.
"Banyak warga yang tidak menyangka kalau di TPS 71 akan dibuat seperti ini," kagum Halili.
Sistem ini dirinya pakai untuk memperkenalkan dan mengedukasi kepada anak-anak usia dini terkait pemilu. Jadi tidak hanya remaja dan lansia saja.
Apalagi kreasi ini tumbuh dari masyarakat bersama ketua RT 51 yang aktif berkomunikasi dengan warga, sehingga memiliki inspirasi untuk merubah penampilan TPS dari yang lain.
"Antusias anggota saat rapat itu ingin cari apa supaya minat masyarakat ke TPS. Nah dengan seperti ini tuh unik. Makanya, kami pancing dengan membuat seperti ini," terang Halili.
Dari data yang didapatkan, TPS 71 sendiri memilik 220 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan hingga sekira pukul 14:00 WITA kunjungan masyarakat sudah mencapai 100 persen dan tidak ada warga yang golput.
"Partisipasi masyarakat sangat tinggi, sehingga semua masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS," sambungnya. (may/san)
Editor : adminbp-Admin Balpos