MESKI belum mendeklarasikan diri, Zairin Zain dan Sarwono sudah bulat untuk berpasangan dalam Pilkada Samarinda tahun depan. Ini ditegaskan dengan diresmikannya Rumah Pemenangan mereka, Minggu (1/9) kemarin. Pasangan berlatar kombinasi birokrat dan politisi ini sepakat untuk maju melalui jalur independen.
Mengawali acara, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, menyebut kedua orang ini memiliki track record yang mumpuni. Dengan pengalaman yang dimiliki keduanya, Hadi yang datang atas nama pribadi tersebut yajin bahwa Zairin-Sarwono adalah sosok yang layak untuk memimpin ibu kota provinsi.
Sementara Zairin saat didaulat menyampaikan sambutan, memilih untuk mengenalkan dirinya. Sebagai putra daerah, mantan Pj Wali Kota Samarinda ini mengaku meski tidak memiliki latar politik namun ia tidak buta akan hal ini. Namun ia menegaskan, Samarinda membutuhkan orang-orang yang mampu bangkit dan menata kota ini untuk menuju ke arah yang lebih baik.
Hampir senada, Sarwono juga mengatakan kota ini butuh penataan untuk menciptakan keteraturan. Sehingga Samarinda Bangkit sebagai jargon bukan cuma harapan, tetali juga kebangkitan untuk Samarinda yang lebih maju. Sarwono menambahkan, keputusan maju melalui jalur independen disebut sebagai upaya membuka ruang di masyarakat untuk mengusung dan mendukung calonnya sendiri.
Kepada sejumlah media Zairin menerangkan keputusan untuk berduet dengan Sarwono sudah melalui proses panjang. Peresmian rumah pemenangan diharapkan menjadi wadah konsolidasi relawan mereka. "Untuk saat ini kami memilih independen. Terkait dukungan partai, kami masih melihat elektabilitas, tapi untuk sekarang tim relawan saya dan Pak Sarwono sudah jauh hari bergerak," tutur mantan Kepala Bappeda Kaltim itu.
Sementara Sarwono dalam keterangannya tak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan semua kalangan, termasuk parpol. Diajukan sebagai calon wakil dari Zairin, meski telah lebih dulu mendeklarasikan diri, Sarwono menyebut Zairin lebih pantas mengingat kualitas dan pengalamannya sebagai birokrat selama ini.
"Pak Zairin ini pernah di Bappeda sehingga paham tentang perencanaan pembangunan di Kaltim. Apalagi beliau pernah menjabat sebagao Pj wali kota, sementara saya baru pertama ini maju dalam kontestasi politik," Sarwono merendah.
Acara peresmian rumah pemenangan, dilakukan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Hadi Mulyadi didaulat memotong tumpeng, menyerahkan potongan pertama kepada Zairin Zain. Sementara terkait deklarasi terbuka, akan digelar dalam acara jalan sehat di GOR Segiri Samarinda, 29 September mendatang. Acara ini terbuka untuk siapa saja, dengan syarat menyerahkan fotocopy KTP untuk mendapatkan kupon berhadiah utama satu unit mobil. Penukaran kupon bisa dilakukan di Rumah Pemenangan Jalan AW Syahranie Samarinda , Ruko depan RM Pak Ndut atau di posko pemenangan terdekat. (adv/rz/beb)