TANA PASER - Para pemuda di Paser dinaungi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Paser beserta organisasi kepemudaan lainnya dipimpin Eko Yuniantonosa bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser, menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengambil isu terkini yaitu kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Kandilo yang saat ini kondisinya memprihatinkan.
" Dalam diskusi ini kita tidak mencari siapa yang salah. Namun bagaimana mencari solusi ke depannya agar kondisi kualitas air Sungai Kandilo membaik," kata Eko.
Kabid Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan DLH Paser Achmad Safari mengatakan kondisi DAS sudah dalam kategori kritis. Secara keseluruhan sungai yang ada di Paser sudah tergolong tercemar. Pasalnya telah terjadi peningkatan pencemaran untuk skala cemar berat, dari sampel pada 2016, terdapat 10 titik sungai menjadi 16 titik sungai sampai 2017. Indeks Kualitas Air di Kabupaten Paser pada 2018 berkisar di angka 39,375 dan masuk dalam angka status waspada.
" Di sini kita harus bersatu mencari solusi ke depan. Tidak bisa hanya pemerintah yang bergerak, masyarakat dan swasta juga harus turut membantu," ujar Safari.
Tingkat erosi atau pelarutan tanah di Sungai Kandilo termasuk yang tertinggi di Kaltim dan Kaltara. Yakni mencapai 29 ton per hektare. Penyebabnya kata Safari ialah perubahan vegetasi penutup, pengupasan tanah pucuk, perubahan hidrologi, kerusakan tubuh tanah, dan aktivitas industri maupun galian sumber daya alam.
Wakil Bupati Paser Kaharuddin yang turut hadir mengatakan tidak hanya DAS Kandilo yang sudah tercemar kualitasnya, DAS Telake pun demikian. Perlu adanya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan dan menjaga lingkungan sekitar agar tidak rusak karena ulah manusia sendiri.
" Makin bertambahnya jumlah penduduk juga jadi salah satu penyebab. Karena itu mari kita jaga sama sama lingkungan kita untuk anak cucu kita nantinya," kata Kaharuddin.
Sementara Anggota komisi III DPRD Paser Ahmad Rafi'i menyampaikan forum diskusi ini sangat baik, dan harus jadi momentum untuk semua stakeholder dan para pemerhati lingkungan untuk bergerak bersama.
" KNPI dan semua elemen masyarakat perlu membuat kesepakatan bersama melakukan tindakan nyata untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi di DAS Kandilo," kata Politikus Partai NasDem itu.
Hasil diskusi salah satunya DLH bersama KNPI akan membuat komunitas masyarakat peduli lingkungan di tiap kecamatan hingga desa, agar menjadi ujung tombak dan membantu DLH dalam pengawasan lingkungan. (/jib)
Editor : izak-Indra Zakaria