Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mayoritas Angkut Sembako dari Sulawesi

uki-Berau Post • Sabtu, 13 Juni 2020 - 02:17 WIB
BONGKAR MUAT: Para anak buah kapal atau ABK saat melakukan proses bongkar muat barang sembako di dermaga Teluk Sulaiman, Kecamatan Bidukbiduk.
BONGKAR MUAT: Para anak buah kapal atau ABK saat melakukan proses bongkar muat barang sembako di dermaga Teluk Sulaiman, Kecamatan Bidukbiduk.

BIDUKBIDUK – Di tengah pandemi Covid-19, aktivitas bongkar muat di dermaga Teluk Sulaiman, Kecamatan Bidukbiduk terus berjalan lancar. Mayoritas kapal yang bersandar dan melakukan bongkar muat, merupakan kapal pembawa bahan sembako dari Pulau Sulawesi.

Salah seorang kapten kapal, Saparuddin yang ditemui awak media ini mengatakan, dalam satu bulannya rata-rata kapal yang ia nahkodai itu bersandar tiga kali di dermaga Teluk Sulaiman. Dengan membawa sayur-mayur dan buah-buahan dari Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Paling banyak kami muat itu sayur dan buah. Tapi kadang juga ada yang mengirim barang seperti motor ataupun barang elektronik," katanya.

Sayur-mayur yang dibawa itu biasanya maksimal 10 ton. Serta merupakan pesanan dari warga Berau yang bermukim di Berau Pesisir Selatan.

Mengenai waktu tempuh, rata-rata ia menyebut dari Kota Palu ke Kecamatan Bidukbiduk paling cepat 6 jam. Namun, ketika cuaca kurang mendukung, bisa sampai 14 jam lamanya.

"Kalau untuk rute perjalanan memang cuma Kota Palu ke Kecamatan Bidukbiduk saja,” jelasnya.

Sementara itu, seorang pedagang, Kasma mengaku, alasannya membeli sayur-mayur dari Kota Palu karena harga jualnya yang murah dan kualitasnya cukup baik. Biasanya, ia membeli sayur-mayur sebanyak 500 kilogram sampai 2 ton.

"Tapi itu tergantung dari kondisi pasar. Kalau lagi banyak permintaan dan di Palu harga cocok, ya kami juga pesan banyak-banyak," terangnya.

Sayur-mayur yang ia datangkan dari Kota Palu itupun, kembali ia jual kepada pedagang yang berjualan di Pasar Sanggam Adji Dilayas. Serta pedagang sayuran lainnya yang berjualan di sekitaran Jalan Manunggal, Tanjung Redeb. (*uga/arp)

 

Editor : uki-Berau Post
#ragam