Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Habib Rizieq Tegaskan Misi Revolusi Akhlak

izak-Indra Zakaria • Rabu, 11 November 2020 - 17:51 WIB
Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JAKARTA– Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) akhirnya tiba di Jakarta, Sebib (10/11). Setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rizieq langsung pulang ke kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat. Sorenya, dia menemui rekan-rekan dan jamaahnya.

Menurut Rizieq, selama berada di Arab Saudi, dia dan keluarganya diperlakukan dengan sangat baik oleh pemerintah setempat. Karena itu, dia mengucapkan terima kasih. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD. Sebab, Mahfud mengizinkan jamaahnya menjemput ke bandara. “Terima kasih Pak Mahfud, umat akhirnya diizinkan untuk menjemput,” tuturnya.

Dia menjelaskan, salah satu tujuan kepulangannya adalah melaksanakan misi yang disebut revolusi akhlak. Rizieq juga menjelaskan bahwa kata revolusi memiliki makna perubahan drastis dan mendasar. “Jangan diartikan revolusi itu pakai senjata, bunuh-bunuhan. Bukan seperti itu, saudara,” katanya. “Kalau kemarin masih suka bohong, enggak mau salat. Lalu sekarang berubah drastis enggak mau bohong lagi dan salatnya rajin. Itulah revolusi,” lanjutnya.

Dengan tegas, Rizieq menyatakan pihaknya tidak memosisikan diri sebagai musuh pemerintah dan aparat negara. “Kami ini musuh kezaliman, musuh kecurangan, musuh kemunafikan, dan musuh segala kejahatan,” tegasnya.

Berkaitan dengan kemungkinan rekonsiliasi, dia tegas menyampaikan, itu hanya akan terjadi bila dilandasi niat dan tekad yang baik. “Kalau rekonsiliasi berdiri atas dasar kecurangan, kezaliman, dan kejahatan. Tidak mungkin, tidak ada rekonsiliasi,” kata dia.

Ketua Umum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis menyampaikan, kepulangan Rizieq sudah dinantikan oleh seluruh jamaah FPI. Dia menyebut, yang ingin bertemu dengan Rizieq bisa datang ke di Petamburan.

Sampai Jumat (13/11), Rizieq bisa ditemui di sana. Setelah itu, dia berencana bertolak ke Megamendung, Bogor, Jawa Barat. “Para habaib, para ulama, para tokoh yang ingin menjumpai beliau bisa datang (ke Markas FPI di Petamburan),” imbuhnya.

Selama di Petamburan, Rizieq beristirahat di rumah yang sudah tiga tahun lebih dia tinggalkan. Meski menyebabkan kerumunan, dia tetap mengucapkan terima kasih karena sudah banyak masyarakat menjemput dan mengantarkan sampai rumah.

Kemarin Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta memang penuh oleh masyarakat yang sengaja datang menjemput Rizieq. Akibatnya, antrean mobil mengular sampai tol. Sampai Rizieq meninggalkan bandara, kepadatan belum bisa diurai.

KEMACETAN

Berdasar data yang diterima Jawa Pos, kepadatan di Tol Prof Dr Ir Soedijatmo arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah terjadi sejak pukul 04.00 WIB. Jasa Marga melaporkan bahwa panjang antrean kendaraan hingga 7 kilometer atau sampai Kilometer 27+600. Marketing and Communication Department Head (JMT) Irra Susiyanti menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

Tujuannya untuk pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan di jalan tol. “Pengguna jalan yang sedang dalam perjalanan menuju ke bandara diputarbalikkan di u-turn Kilometer 30+800,” jelas Irra. Menurut dia, sampai tengah hari menjelang pukul 12.00 WIB, kepadatan kendaraan masih terjadi. Pantauan Jawa Pos melalui Mobile CCTV Jasa Marga, lalu lintas mulai mencair sekitar pukul 15.00 WIB. 

Kemarin, massa pengikut Rizieq memadati lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bahkan kepadatan mulai terjadi di tol menuju bandara. Tak hanya calon penumpang, kru maskapai pun mengalami kemacetan. Akibatnya, banyak yang terlambat terbang. Menyikapi hal itu, maskapai memberikan kelonggaran. Seperti yang dilakukan Maskapai Garuda Indonesia.

Perusahaan pelat merah itu membebaskan biaya penyesuaian jadwal penerbangan maupun refund tiket bagi penumpang yang terlambat sampai bandara. “Kami sepenuhnya mengerti kekhawatiran penumpang,” tutur Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kemarin.

Penerapan kebijakan fleksibilitas penyesuaian jadwal dan refund tiket tentunya mengacu pada ketentuan. Hal serupa juga dilakukan oleh maskapai Citilink Indonesia, AirAsia, dan Lion Air Group.

Airport Station Manager Sriwijaya Air Group di Bandara Soekarno-Hatta Taufik Sabar menjelaskan, durasi keterlambatan penerbangan bervariasi. Antara satu sampai tiga jam. “Kami pun memberikan fasilitas rebook atau reschedule secara gratis kepada penumpang yang penerbangannya terdampak pada 10 November 2020,” beber Direktur Niaga Sriwijaya Air Group, Henoch Rudi Iwanudin.

Kompensasi juga diberikan oleh AirNav Indonesia. “AirNav Indonesia melakukan langkah antisipasi dengan memberikan kelonggaran pengaturan jadwal terbang bagi seluruh penerbangan terdampak,” ujar Direktur Utama AirNav Indonesia M Pramintohadi Sukarno kemarin.

Pramintohadi menyampaikan, kemarin sampai dengan pukul 09.00 WIB terdapat 27 maskapai yang mengajukan permintaan penundaan keberangkatan. “Secara teknis, prosedur air traffic flow management (ATFM) yang dilakukan melalui aplikasi slot time penerbangan berbasis daring CHRONOS kami optimalkan,” kata Pramintohadi.

Sementara itu,  Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyebut, Rizieq adalah tokoh fenomenal. Menurut Anwar, ulama yang sering kali disebut HRS itu merupakan tokoh yang sangat menonjol dan memiliki banyak simpatisan yang sangat loyal. Itu terbukti dengan banyaknya orang menyambut kedatangan HRS di bandara kemarin. “Saya rasa belum pernah ada orang atau tokoh di negeri ini yang disambut kedatangannya dengan gegap gempita seperti itu,” jelas tokoh Muhammadiyah itu.

Menurut Anwar, banyaknya pendukung yang loyal kepada HRS, di antaranya karena dia dinilai sebagai tokoh yang konsisten berdakwah amar ma’ruf nahi mungkar. “Apalagi untuk masalah nahi mungkar, mungkin sulit sekali bagi kita mencari tandingannya,” jelasnya.

Anwar menilai, HRS tidak takut menghadapi siapa pun. Termasuk menghadapi konsekuensi oleh pihak-pihak tertentu yang membenci atau memusuhinya. Dia juga mengakui banyak orang menilai HRS adalah tokoh yang sangat keras dan kasar. Tetapi jika mengenal dan bertemu secara langsung, Anwar menyebut HRS adalah sosok yang menghormati ulama atau orang yang lebih tua. (deb/lyn/JPG/rom/k15)

 

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#nasional