Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Puluhan Pegawai KPU Samarinda Positif Covid-19, Plt Kadinkes : Tidak Penting Klaster Itu

izak-Indra Zakaria • Rabu, 23 Desember 2020 - 23:51 WIB
ilustrasi
ilustrasi

SAMARINDA - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih enggan menjawab adanya klaster Pilkada pada instansi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda yang puluhan pegawainya positif Covid-19 dan menjalani karantina. 

"Sekarang tidak penting cluster itu karena sekarang kita transmisi lokalnya sudah massif dan merata di seluruh Kecamatan, sehingga kewaspadaan harus menyeluruh dimanapun dan kapan pun kita berada," katanya, Rabu (23/12/2020). 

25 pegawai KPU Samarinda terjangkit virus corona kini menjalani karantina di Bapelkes. Seorang staf bagian teknis KPU  Samarinda, Andhi Septi Handoko meninggal dunia kemarin (22/12/2020). 

Andhi dimakamkan oleh tim BPBD Samarinda di TPU Radathul Jannah Tanah Merah secara protokol kesehatan.  Sedangkan dua komisioner KPU, Najib Muhammad dan Dwi Haryono serta Sekretaris KPU Uni Eka Wirawati dinyatakan sembuh dari Covid-19 sejak kemarin. 

Menurut Ismed, semua pihak sepatutnya menjalani protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 lebih banyak lagi.

"Dengan patuh terhadap protokol kesehatan, sehingga kewaspadaan kita tidak terfokus pada satu cluster saja, tetapi pada semua daerah manapun di samarinda, termasuk di keluarga," ujar Ismed. 

Ismed juga menuturkan akan menghapus penamaan klaster-klaster pada rilis perkembangan penularan Covid-19 di Samarinda. 

Informasi dihimpun media ini, uji swab massal di KPU Samarinda dilakukan dua gelombang sebelum hari pemungutan suara 9 Desember. Namun, informasi tentang siapa saja yang positif Covid-19 tidak diumumkan oleh pihak yang memiliki kewenangan. 

Tepat hari rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kota 16 Desember 2020. Hanya 3 komisioner yang hadir menjalankan rapat pleno. 

Pada hari itu muncul pemberitaan Sekretaris KPU Samarinda telah positif Covid-19. Kemudian sore harinya, Najib Muhammad dengan inisiatif umumkan dirinya positif Covid-19 di akun facebooknya. 

Najib saat itu meminta mereka yang pernah kontak dengan dirinya untuk melakukan pemeriksaan positif atau tidak Covid-19. 

Sebelumnya, Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat mengaku dirinya telah melakukan swab sekali dan hasilnya negatif. Uji swab dilakukan Satgas Covid-19 kepada seluruh pegawai dan komisioner KPU. 

“Jadi, dari hasil pemeriksaan swab PCR, ada lebih dari 25 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka karantina di Bapelkes Samarinda RS Karantina,” ujar Firman. 

"Kami atas nama KPU Samarinda turut berduka meninggalnya Andhi Septi Handoko. Beliau yang mengkoordinir teknis kerja di KPU dan sempat disholatkan di Kantor KPU," ujar Firman. (myn)

Editor : izak-Indra Zakaria
#satgas covid