Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ke Sepaku “Wajib” Mampir di Bukit Cinta, Bisa Lihat Kabut Tebal dan Danau Eksotis

izak-Indra Zakaria • 2021-08-27 13:34:40
OBJEK WISATA: Pemandangan Bukit Cinta semakin menarik setelah kolam di bawahnya dilengkapi tempat ibadah.
OBJEK WISATA: Pemandangan Bukit Cinta semakin menarik setelah kolam di bawahnya dilengkapi tempat ibadah.

Objek wisata di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) cukup banyak. Yang terbaru dalam agenda promosi Dinas Pariwisata PPU adalah objek wisata Bukit Cinta di Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku.

 

DALAM dua tahun terakhir, nama Sepaku populer ke tingkat nasional, bahkan internasional. Itu setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan nama kecamatan ini menjadi tempat ibu kota negara (IKN) baru bersama wilayah tetangganya, Kutai Kartanegara (Kukar) pada 26 Agustus 2020.

“Sejak ditetapkannya Sepaku jadi IKN, banyak warga yang berkunjung kemari. Tapi, belum lengkap apabila kunjungan tidak mampir ke objek wisata Bukit Cinta di Semoi Dua,” kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sepaku Adi Kustaman.

Sebelum sampai ke Bukit Cinta, warga terlebih dahulu menemui tempat bernama Kolam Banyu Bening yang terletak di bawah Bukit Cinta. Sesuai namanya, kolam itu berair bening. Airnya segar untuk mandi. Bahkan, bisa untuk tempat mancing.

“Sekarang sedang diupayakan untuk dibangun sarana istirahat wisatawan,” tuturnya. Kolam ini melengkapi tiga kolam lainnya di kawasan tersebut. Yaitu, Kolam Susu, Kolam Cinta, dan Danau Cinta Segi Tiga.

Dilihat dari namanya saja sudah mengundang selera untuk datang. “Nah, ke Sepaku wajib mampir ke Bukit Cinta agar dapat menikmati pemandangan alam danau yang eksotik itu,” kata Adi Kustaman.

Setelah mendaki ke Bukit Cinta, lanjut dia, bisa melepaskan pandangan ke segala arah dengan view alam yang masih asri. Termasuk pula dapat menikmati pemandangan alam rumah-rumah penduduk di bawahnya.

Apalagi wisatawan yang menyempatkan berkunjung ke Bukit Cinta pagi hari dipastikan bakal dapat menyaksikan kabut tebal yang terserak menutupi lereng-lereng perbukitan. “Sensasi yang timbul melihat kabut itu adalah kita seakan-akan berada di atas awan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata PPU Andi Wati dalam kesempatan terpisah sebelumnya mengungkapkan, empat kolam dan waduk itu berada dalam satu deretan. “Tempatnya luas,” ujarnya.

Ia mengusulkan tempat tersebut bisa dijadikan wahana mancakrida atau outbound dan kemping. Sebagai upaya mempromosikan objek wisata tersebut, Andi Wati memerintahkan stafnya untuk membuat video dan foto-foto.

Setelah jadi audiovisual yang berisi perjalanan wisata alam pada lokasi tersebut disebarluaskan melalui media sosial. Pemerintah Desa Semoi Dua mendukung mewujudkan objek wisata tersebut dengan membangun sarana dan prasarana, seperti gazebo.

Selain itu, ada pembangunan rumah peristirahatan untuk tamu khusus, seperti kepala daerah dan pejabat tertentu yang secara temporer mengunjungi Sepaku dalam kaitan memantau perkembangan pembangunan IKN. (ari/kri/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria