Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bangun Jalan Pintas ke IKN, Pembangunan Jalan dan Jembatan Semuanya Dilelang

izak-Indra Zakaria • Minggu, 13 Maret 2022 - 19:50 WIB
Pengembangan jalan ke IKN terus digarap.
Pengembangan jalan ke IKN terus digarap.

BALIKPAPAN–Rencana pengembangan sistem jaringan jalan trans Kalimantan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah disiapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Nantinya, dibangun shortcut atau jalan pintas yang terhubung dengan Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), sebagai Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Lokasi jalan pintas berada di Desa Muara Gusik, Kecamatan Bongan, Kutai Barat (Kubar). Jalan tembus ini bakal menghubungkan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Timur. Termasuk dengan provinsi termuda di Kalimantan, yakni Kalimantan Utara. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Junaidi menerangkan, pengembangan jalan pintas tersebut mendesak untuk segera dilaksanakan. Karena menjadi satu-satunya akses yang mengoneksikan jalan nasional di Kaltim dengan Kalbar dan Kalteng.

Termasuk juga negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Pulau Kalimantan. Yakni Malaysia dan Brunei Darussalam. Melalui Kecamatan Long Apari, Mahakam Ulu (Mahulu) yang merupakan desa di ujung Kaltim yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Dari situ bisa kita bayangkan akses di perbatasan Kaltim itu merupakan akses yang paling terbaik untuk langsung menuju ke kawasan IKN di Kaltim,” kata Junaidi dalam Webinar DPD Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Kaltim dengan tema Kesiapan Infrastruktur Dalam Mendukung IKN,” Rabu (9/3) lalu.

Dalam perencanaan ke depan, juga akan dibangun akses penghubung dari Kaltara menuju IKN. Sehingga tak lagi menggunakan akses melalui Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, lalu menuju Kecamatan Sangatta, Kutai Timur (Kutim), hingga tembus di Samarinda.

Tapi bisa langsung lewat Long Boh (Malinau) langsung ke Mahakam Ulu, lalu ke Kutai Barat. Nanti langsung tembus ke Gusik. Dan insyaallah, nanti ada shortcut langsung di Gusik ke IKN. Jadi bayangkan banyak sekali terobosan ke depan yang akan kita laksanakan,” terang Junaidi. Mengenai jalan tembus dari Kalbar, nantinya dibangun melalui jalan paralel perbatasan dari Kecamatan Putussibau, Kapuas Hulu, Kalbar, sampai ke arah Mahulu. Keberadaan jalan tembus itu, nantinya menghemat jarak tempuh sekitar 500 kilometer. Sehingga, nantinya pengguna jalan yang ingin menuju ke IKN, apabila dari Kalbar tidak perlu lagi melintasi Kalteng atau Kalsel. Bisa langsung menuju ke Kaltim lalu ke IKN.

Nanti ke depan, orang-orang Kalbar akan memilih jalan perbatasan langsung ke Mahulu lalu ke Kubar. Dari Sendawar langsung ke Gusik. Nanti dari Gusik langsung shortcut ke IKN. Jadi dari Gusik nanti tidak akan lewat Tenggarong lagi, dialihkan lewat Loa Janan, langsung masuk ke IKN,” papar pria berkacamata ini. Sementara itu, Herry Vaza, ahli utama teknik jalan dan jembatan Kementerian PUPR menyampaikan, pembangunan sistem jaringan jalan ini akan dilaksanakan Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Jalan IKN.

Nantinya, dia yang akan ditunjuk memimpin satgas tersebut. Jadi saya yang akan mengawal untuk dua tahun pertama. Tahun 2022 sampai 2024. Yang tentunya diharapkan 17 Agustus 2024 akan ada upacara hari kemerdekaan di IKN,” terang dia. Selain itu, dalam kegiatan pembangunan di IKN nanti, termasuk pembangunan jalan dan jembatan tidak ada penunjukan langsung. Di mana semuanya akan dilakukan melalui tender untuk mendapatkan mutu dan kualitas pengerjaan kegiatan. Dengan penyedian jasa subkontraktor yang merupakan kontraktor spesialis. Ada subkontraktor, yang nantinya adalah super-spesialis,” tutup dia. (riz/k8) 

 

Rikip Agustani 

ikkifarikikki@gmail.com

Editor : izak-Indra Zakaria
#ibu kota negara