Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ingat Ya...!! Sisa Dana Porprov Harus Dikembalikan

izak-Indra Zakaria • Kamis, 21 Juli 2022 - 03:32 WIB
HIBAH PORPROV: Kadispora Kaltim Agus Tianur bersama Plt Asisten I Setprov Kaltim Deni Sutrisno dan Ketua Harian PB Porprov VII Kaltim Gamalis, memimpin rapat pembahasan mekanisme hibah di Samarinda kemarin.
HIBAH PORPROV: Kadispora Kaltim Agus Tianur bersama Plt Asisten I Setprov Kaltim Deni Sutrisno dan Ketua Harian PB Porprov VII Kaltim Gamalis, memimpin rapat pembahasan mekanisme hibah di Samarinda kemarin.

SAMARINDA – Pemprov Kaltim telah memastikan alokasi anggaran hibah sebesar Rp 50 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim di Kabupaten Berau. Untuk merealisasikan hibah tersebut, Plt Asisten I Setprov Kaltim Deni Sutrisno bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Tianur, mengundang Pengurus Besar (PB) Porprov VII Kaltim dari unsur KONI dan Pemkab Berau, membahas mekanisme pencairan hibah (19/7).

Dari jajaran PB Porprov, dihadiri Ketua Harian yang juga wakil bupati Berau Gamalis, Asisten II Setkab Berau Agus Wahyudi, Kadispora Berau Amiruddin, tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, serta La Ode Ilyas dan Fitrial Noor yang mewakili unsur KONI Berau.  

Pertemuan yang digelar di Ruang Tepian 2 kantor Gubernur Kaltim, mengupas secara detail mekanisme hibah guna meminimalisasi kesalahan dalam pelaksanaannya nanti. Sebab, ujar Agus Tianur, pelaksanaan porprov di Berau yang direncanakan November nanti, menjadi event porprov pertama yang mendapat dukungan anggaran menggunakan sistem hibah. Biasanya, lanjut dia, dukungan anggaran dari provinsi, direalisasikan melalui bantuan keuangan (Bankeu) yang masuk ke batang tubuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah.

Pembahasan mekanisme hibah, lanjut Agus Tianur, baru bisa dilakukan kemarin karena pihaknya baru mendapatkan gambaran jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Porprov VII Kaltim. Yakni sebanyak 45 cabor. “Karena ini (hibah) berkaitan dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) untuk merincikan kegiatan tersebut,” katanya saat rapat.

Disebutnya, hibah Rp 50 miliar merupakan kucuran dana terbesar dari Pemprov Kaltim untuk pelaksanaan porprov selama ini. Namun diakuinya, besarnya kucuran dana untuk mendukung Pemkab Berau membangun sarana dan prasarana pertandingan, khususnya untuk melengkapi fasilitas Stadion Olimpic Mini yang menjadi venue utama porprov. 

“Memang kita tidak melihat dengan kacamata kuda. Dulu porprov di Samarinda, Balikpapan, yang dibutuhkan hanya biaya penyelenggaraan. Kalaupun ada untuk venue, hanya rehab-rehab kecil. Kalau di Berau ini, mulai dari nol. Makanya dapat hibah besar, dan Berau ingin ada warisan dari pelaksanaan porprov ini,” ujarnya. 

Namun diingatkannya, waktu yang tersisa tidak banyak. PB Porprov harus segera menyelesaikan penyusunan RAB untuk merealisasikan pencairan hibah tersebut. 

Agus menambahkan, mekanisme hibah untuk porprov juga berbeda dengan biasanya. Sebab jika ada sisa dana harus dikembalikan. Karena PB Porprov sebagai penerima hibah, merupakan panitia ad hoc yang akan dibubarkan usai pelaksanaan. “Contoh misal ada lelang fisik Rp 10 miliar, lalu ditawar menjadi Rp 8 miliar, maka Rp 2 miliar harus dikembalikan nanti, karena tidak bisa dialihkan untuk kegiatan lain, harus sesuai dengan RAB,” jelasnya. 

“Makanya PB Porprov harus segera buat kepastian RAB,” sambungnya. 

Dalam RAB nantinya, sesuai mekanismen hibah terbaru, maka setiap pembiayaan yang digunakan harus dirincikan. Dicontohkannya lagi, PB Porprov merencanakan pengadaan medali sebanyak 500 buah, maka semua medali tersebut benar-benar harus terpakai. Tidak boleh lebih, apalagi kurang. 

“Makanya harus dirumsukan baik-baik, dengan jumlah 45 cabor ini, berapa medali yang dibutuhkan. Harus dipastikan juga, kepesertaannya dari kabupaten/kota. Jangan sampai diasumsikan semua kabupaten/kota ikut, ternyata ada cabor hanya diikuti perwakilan dua kabupaten/kota. Padahal medali yang disiapkan untuk peserta dari seluruh kabupaten/kota,” jelas Agus.

Diingatkannya, PB Porprov harus benar-benar cermat dalam memetakan kepesertaan dari kabupaten/kota, karena tidak semua daerah memiliki atlet unggulan di seluruh cabor yang dipertandingkan, termasuk kekuatan anggaran daerah untuk mengirimkan atlet-atlet mereka. “Paling yang bisa full ikut semua nanti, Samarinda dan Kukar,” terangnya.

Ditambahkannya, dari 45 cabor yang dipertandingkan, bisa saja ada yang batal. Jika kepesertaan dari daerah tidak mencukupi. “Kalau hanya ada dua daerah yang siap, batal. Sementara alat tanding dan medali sudah dibeli. Jadi itu yang harus dicermati dalam menyusun RAB nanti. Supaya dalam pelaksanaan tidak ada masalah lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Harian PB Porprov Gamalis menjelaskan, pihaknya sangat hati-hati dalam proses pencairan hibah tersebut. “Tata cara pencairan hibah dan penggunaannya itu perlu kita perdalam lagi. Kami betul-betul mohon dipandu, agar kami berada dalam koridor hukum yang tepat dalam penggunaannya,” ujar Gamalis.

Dikatakannya, usai pertemuan ini, pihaknya segera menyusun RAB untuk merealisasikan hibah dari Pemprov Kaltim tersebut. 

“Jadi teman teman PB harus mulai mempersiapkan segala sesuatunya, agar semua tahapan berjalan dengan baik, mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan pertanggungjawaban,” ungkapnya.

Di sisa waktu persiapan, Gamalis berharap PB Porprov terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Kaltim agar tahapan berjalan dengan lancar dan tersusun rapi. Harapannya pelaksanaan porprov ini tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi kerakyatan. Tetapi juga semua prosesnya tidak ada yang menjadi masalah di akhir kegiatan. “Jadi antisipasi dini harus dilakukan dan melalui rakor ini kita harapkan semua tahapan berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Ditambahkan Asisten II Setkab Berau Agus Wahyudi menjelaskan, pekan ini juga pihaknya akan berusaha menyelesaikan RAB yang menjadi salah satu syarat pencairan hibah. “Dalam minggu ini kami susun secara detail,” katanya. 

Prinsipnya, lanjut Agus Wahyudi, Pemkab Berau siap dan optimistis bisa menyukseskan pelaksanaan Porprov VII Kaltim di Bumi Batiwakkal. “Sukses penyelenggaraan, prestasi, dan yang paling penting sukses pengembangan ekonomi kerakyatan,” katanya. (udi)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Seputar Berau