TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau akan menggelar pelatihan diving kepada 40 orang. Yakni 39 peserta dari Maratua dan 1 orang dari Pulau Derawan.
Menurut Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Sub Koordinator Produk Wisata, Disbudpar Berau, Vera Vebriana, pelatihan ini guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Vera mengatakan, banyak spot diving di Berau yang bisa memanjakan mata para wisatawan yang berkunjung. Berau sendiri sudah terkenal akan keindahan bawah lautnya, namun masih kurang untuk para diver, yang menjadi gaet bagi para wisawatan baik mancanegara maupun lokal.
“Iya benar, pelatihan ini tentu diharapkan bisa memberikan pelajaran dan sertifikat, jadi tidak ada keraguan bagi para wisatawan,” ucapnya.
Dilanjutkannya, di Berau terdapat 66 spot diving yang tersebar di Maratua dan Derawan. Untuk Maratua sendiri yakni sebanyak 44 spot dan Derawan 22 spot. Dengan jumlah tersebut, tentu membutuhkan banyak penyelam yang sudah mendapat pelatihan.
“Kan ada tingkatannya, kedalaman yang dikuasai berapa, itu yang akan dilatih,” paparnya.
Disinggung mengenai spot diving di Bidukbiduk, menurut Vera hingga kini belum ada data yang terverifikasi. Sehingga hanya Derawan dan Maratua saja yang masih menjadi pusat perhatian para penyelam dunia.
“Banyak spot di Derawan dan Maratua yang sudah terkenal, maka dari itu, pelatihan ini digelar,” ungkapnya.
Dilanjutkan Vera, diharapkan dengan adanya pelatihan ini, bisa terus meningkatkan SDM yang ada dan telah tersertifikasi, bisa meningkatkan promosi pariwisata di Bumi Batiwakkal. “SDM nya kita tingkatkan, karena alam sudah menyediakan keindahannya,” pungkasnya. (hmd/arp)
Editor : uki-Berau Post